Sebelumnya, Ellen bekerja di sebuah rumah sakit di Amerika Serikat sebelum pindah ke daerah Brighton, AS untuk memulai kerja menjadi penari striptis.
Ellen mengungkapkan bahwa dirinya dapat memperoleh uang sebesar 2500 Poundsterling atau sebesar 45 Juta Rupiah setiap malamnya.
Ellen yang memiliki nama lapangan "Bunny" ini mengakui bahwa kebanyakan lelaki yang datang padanya hanya ingin mengobrol saja.
Namun juga terdapat beberapa lelaki lain yang menyewanya pribadi, seperti dilansir Mirror, (23/11/2019).
Menurut Ellen, ia sering juga dipanggil "Sexy Samaritan" lantaran menurut para pengunjungnya ia mendapat pujian saat menari di pangkuan para pengunjungnya.
Bertemu Pujaan Hati
Ellen mengakui bertemu dengan pujaan hatinya bernama Si, saat sedang menari di sebuah klub strip.
Ia bersama suaminya mengaku bahagia lantaran telah menikah.
Kini Ellen menjadi ibu tiri dari dua orang anak suaminya.
Diakuinya juga bahwa dirinya mendapat motivasi terjun menjadi penari striptis karena ibunya.
Ellen mengatakan bahwa dirinya mendapat perlakuan lebih baik di klub striptisnya daripada saat ia bekerja di rumah sakit.
"Aku ingin menolong orang lain. Aku berasal dari keluarga perawat, namun realitanya adalah, benar-benar sulit dan ini (tugas perawat) melelahkan" ujarnya kepada BBC dikutip Daily Mirror, (23/11/20119).
"Bagiku ini juga suasana yang baru saat pindah ke Brighton, aku tidak kenal siapapun, aku tidak punya keluarga di sini, juga tak punya teman, aku sungguh lakukan ini dengan sadar"
"Hanya melalui menari striptislah aku dapat bertemu dengan semua teman-temanku, yang semuanya benar-benar mengubah hidupku." ungkapnya.
Realitas Kerja
Di tempat kerjanya, Ellen diharuskan membayar biaya tempat di mana ia menari striptis di lantai dansa.
Para penari striptis ini menampilkan dua lagu; satu lagu dengan memakai pakaian dalam, satunya lagi tidak menggunakan pakaian sehelai pun.
Namun demikian, mereka hanya membayar Ellen saat mendapat order menari personal/private dari pengunjung.