Menurutnya, sebelum terjadi gol seharusnya ada pelanggaran terlebih dulu.
Baca: Hasil Liga 1 2019: Jamu Arema Malang di GBK, Persija Jakarta Dipaksa Imbang dengan Skor 2-2
Baca: Usai Bekuk Persija Jakarta, Manajemen Persib Bandung Manjakan Para Pemainnya
Baca: Alasan Simon McMenemy Tunjuk Kiper Persija Andritany Ardhiyasa Jadi Kapten Timnas Indonesia
"Untuk pertandingan tadi saya pikir pertandingan sangat menarik ini pertandingan besar antara Arema dan Persib tapi gol pertama itu menghancurkan pertahanan kami karena harusnya fair play tapi mereka serang terus," ujar Alfin Tuasalamony jumpa pers seusai pertandingan.
"Kami tidak konsen itu main atau fair play dan kami hancur mental di babak pertama."
"Dalam pertandingan ini seharusnya wasit tidak seperti itu," kata Alfin Tuasalamony.
Ia mengatakan pertandingan Arema FC melawan Persib Bandung merupakan tim laga besar yang disaksikan jutaan orang di Indonesia.
Seharusnya, ucap Alfin Tuasalamony, wasit yang memimpin pertandingan dapat berlaku adil di lapangan.
"Ini menghancurkan sepakbola kita ini pertandingan besar live dan pertandingan menarik ini dihancurkan wasit bukan suporter."
"Jadi, saya tidak menyalahkan bukan karena main jelek tapi tadi pertandingan ini kita juga tidak kalah peluang dengan mereka (Persib)."
"Kita hanya tidak beruntung," katanya.
Merasa melakukan provokasi dalam pertandingan itu, Alfin Tuasalamony pun meminta maaf kepada bobotoh, suporter Persib Bandung.
"Saya minta kepada rekan semua maaf atas perbuatan yang memprovokasi suporter, saya minta maaf," ucap mantan punggawa CS Vise tersebut.