@humassumut
@humasrestebingtinggi_
@tebingtinggiku
@sat_lantas_tebing_tinggi
@escorting_ambulance_medan
@tam_2018," tulis akun Instagram @medantau.id.
Baca: Dua Kali Dibekuk Polisi karena Dugaan Penyalahgunaan Narkoba, Berikut 6 Fakta Vicky Nitinegoro
Beberapa komentar dari warganet pun memenuhi kolom komentar akun Instagram tersebut.
"Klo sampe di panggil atasan dan viral jg pasti ujung2nya minta maaf," tulis akun @zul_agung.
"Faktanya Mana ada bawa pasien , kadang ambulans aja berlebihan," tulis akun @pnzulkifli.
Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi mengonfirmasi adanya peristiwa tersebut.
Dijelaskannya, kejadian itu bermula saat sang sopir ambulans menghidupkan sirene karena kondisi macet.
"Dari situlah kesalahpahaman dengan petugas kami," kata AKBP Sunadi, Sabtu (2/11/2019), dikutip dari Kompas.com.
Diketahui, keduanya telah dipertemukan dan menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.
Baca: Rekam Anggota Polisi Pukul Laki-Laki di JCC, Jurnalis Kompas.com Dipaksa Untuk Hapus Video Rekaman
Baca: Bunuh dan Siarkan Langsung Kematian Ibunya via Facebook, Pria Ini Diringkus Polisi
Kedua belah pihak dipertemukan di Taman Musyawarah, Mapolres Tebingtinggi, beberapa saat setelah kejadian.
"Keduanya sudah bersalaman, saling meminta maaf dan memaafkan, berangkulan," kata Sunadi.
Saat itu, katanya, polisi lalu lintas atas nama Brigadir Urat M Pasaribu sedang mengatur lalulintas di persimpangan Jalan KF Tandean.
"Saat itu, lalu lintas padat karena anak sekolah Kharisma sedang pulang sekolah," lanjutnya.
Pada saat arus lalu lintas padat itu, mobil ambulans meminta jalan.
Polantas meminta untuk bersabar, namun sopir ambulans tetap ingin melaju.
Baca: Kasus Prostitusi Finalis Putri Pariwisata, PA Berstatus Pelajar, Polisi Periksa Besaran Transaksi