Di Usia Baru 36 Tahun, Ibu Ini Sudah Punya 44 Anak Kandung: Punya Rahim Tegolong Langka di Dunia

Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mariam Nabatanzi bersama anak-anaknya. Di Usia Baru 36 Tahun, Ibu Ini Sudah Punya 44 Anak Kandung: Punya Rahim Tegolong Langka di Dunia.

Keluarga Mariam menjadi keluarga terbesar di Afrika.

Dr Charles Kiggundu, seorang ginekolog di Rumah Sakit Mulago di Kampala, Uganda, berkata pada Daily Monitor bahwa kasus kesuburan Mariam dikarenakan keturunan.

Rahim Mariam termasuk langka di dunia karena mampu melepaskan sel telur dalam jumlah.

Secara normal, kebanyakan ibu cuma melepaskan satu sel telur.

Baca: Kisah Persahabatan Sejati Soekarno-Hatta: Beda Pandangan Politik, Tapi Saling Sayang di saat Susah

Dr Charles Kiggundu berkata, "Kasusnya adalah kecenderungan genetik untuk hiperovulasi, melepaskan banyak sel telur dalam satu siklus - yang secara signifikan meningkatkan kemungkinan melahirkan banyak."

"Kondisi itu selalu genetik."

Kehamilan Mariam yang terakhir, memiliki komplikasi.

6 bayinya meninggal dunia.

Suaminya pun pergi meninggalkannya.

"Aku selalu menangis, suamiku meninggalkanku menderita sendirian," ucap Mariam saat diwawancara.

"Semua waktuku habis merawat anak dan bekerja mencari uang."

Baca: Seminggu Jadi Menteri Pertahanan, Prabowo Tak Ambil Gaji Rp 18,6 Juta dan Masih Pakai Mobil Pribadi

Elite Readers 

Karena sangat butuh uang, Mariam melakukan semua pekerjaan.

Ia menata rambut, membuat dekorasi acara, mengumpulkan dan menjual besi tua, membuat gin lokal serta menjual obat herbal.

Uang yang dihasilkannya adalah untuk makanan, obat-obatan, pakaian, dan biaya sekolah anak.

Di dinding yang kotor di salah satu kamar rumahnya tergantung potret bangga beberapa anaknya lulus dari sekolah.

Baca: Wika Salim yang Godain Ariel NOAH, Pernah Posting IG Berjudul Video Mesum dan Gagal Berumah Tangga

 

Elite Readers 

Anak tertuanya, Ivan Kibuka (23) harus putus sekolah sejak SD karena orangtuanya tak memiliki biaya.

Ivan berkata, "Ibu kewalahan, pekerjaannya menghancurkannya, kami membantu sebisa, seperti memasak dan mencuci, tetapi ibu masih menanggung seluruh beban keluarga. Saya bisa merasakannya."

Keinginan Mariam untuk memiliki keluarga besar berakar pada tragedi.

Tiga hari setelah Mariam dilahirkan, ibunya meninggalkannya bersama sang ayah, dan 5 kakaknya.

"Dia meninggalkan kami begitu saja," ucap Mariam.

Setelah ayahnya menikah lagi, ibu tirinya meracuni kelima saudaranya.

Semuanya meninggal dunia.

Halaman
123


Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer