Namun, modifikasinya bisa menjadi inspirasi modifikator dalam negeri.
Dengan dua sirip kembar berbentuk papan selancar, motor beroperasi danau atau saat banjir melanda.
Seorang pengendara dengan setelan jas hitam dan bertopi kemudian mengajak seorang wanita untuk melintas di danau.
Keduanya tanpa rasa takut, mengarungi danau dengan tenang dan menarik perhatian orang.
Sayangnya tidak dijelaskan jenis Vespa dan rincian modifikasi yang dilakukan sehingga Vespa tersebut bisa melaju di danau dan mengantarkan pengendaranya dengan selamat.
Vespa 'amfibi' yang bisa digunakan di darat dan air ini memang bisa jadi pilihan, mungkin saat dilanda banjir.
Sementara itu perusahaan Rusia bernama Yagalet juga tengah mempersiapkan kendaraan amfibi.
Namun, kali ini adalah kendaraan roda empat alias mobil.
Bahkan selain mobil amfibi, jika Yagalet sukses maka perusahaan ingin membangun teknologi serupa ke dalam sebuah SUV atau minivan.
Perusahaan tidak memberikan rincian atau penjelasan bagaimana sistem ini akan bekerja di atas air.
Dikutip dari Motor1.com, akan terdapat tuas pada kabin yang difungsikan untuk mengembangkan pelampung fleksibel di sekitar bodi mobil.
Mobil amfibi ini dikabarkan akan melakukan perjalanan seperti di air, rawa, saluran air, kanal-kanal, dan salju tebal.
Perusahaan mengatakan bahwa dengan pembangunan mobil ini bisa memecahkan masalah berupa kemacetan.
Ini dikarenakan mereka fokus kepada saluran air atau kanal di negara mereka yang bisa menjadi salah satu jalur terbaru untuk menghindari kemacetan.
Konsep ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2010 di mana berubah menjadi roda empat baru-baru ini.
Sampai saat ini proyek yang dikerjakan dibiayai dengan dana sendiri.
Tampaknya mulai serius dengan persiapan pembuatan proposal untuk proyek ini.