Tangannya tampak mengusap mata.
Sambil menatap istrinya dan pria muda yang saling berpelukan di sisinya, ayah mempelai perempuan berusaha menahan kesedihan.
Sesekali, dia menundukkan pandangan.
Kedua matanya terlihat basah dan sembab.
Setelah sekitar 20 detik berselang, pelukan mereka lepas.
Pria tersebut melepas kacamatanya.
Lantas, ia mengusap-usap matanya dengan tangan.
Ternyata, dia belum berhenti menangis.
Dengan memasang senyum, ibu sang mantan pun kembali menguatkan mantan pacar anaknya yang telah ditinggal menikah.
Penguatan itu membuat sang pria kembali memeluk mantan calon mertuanya tersebut.
Sementara itu, di sisi mereka, terlihat mempelai pria dan perempuan yang menyaksikan.
Baca: Burhan Kampak, Algojo yang Membunuh Orang PKI Usai G30S : Daripada Dibunuh, Lebih Baik Membunuh
Mempelai pria mengenakan setelan abu-abu, sedangkan pasangannya memakai gaun bernuansa kuning keemasan.
Mempelai perempuan terlihat memasang senyum.
Namun, mimik wajah mempelai pria terlihat serius menyaksikan mantan pacar istrinya berpelukan dengan ibu mertuanya.
Kemudian, laki-laki berjas hitam itu beralih ke mempelai pria.
Ia mengajak mempelai pria untuk berjabat tangan.
Tak hanya berjabat tangan, pria itu juga memeluk suami mantannya.
Pelukan itu dibalas oleh mempelai pria.
Mereka berpelukan, diakhiri dengan senyum tawa mantan sang mempelai perempuan.
Baca: HEBOH Suami Bakar Istri di Surabaya, Ternyata Pengantin Baru 1.5 Bulan, Ini 7 Fakta Lainnya
Begitu pun dengan mempelai pria.