Ia yakin Arifin mampu memberikan yang terbaik.
Wiranto keluar dari RSPAD untuk sertijab dengan Mahfud MD
Melansir dari Kompas.tv, Rabu (23/10/2019), saat serah terima jabatan, antara Menko Polhukam dari Wiranto kepada Mahfud MD, Wiranto menyebutkan, ia izin keluar dari RSPAD Gatot Subroto.
Seperti diketahui, Wiranto tengah menjalani perawatan usai mengalami penusukan beberapa waktu lalu.
Saat sambutan serah terima jabatan, Wiranto memperkenalkan Mahfud MD.
"Beliau namanya Profesor Doktor Mahfud MD. Kalau reputasi kita sudah tahu semua, karier luar biasa," kata Wiranto
Wiranto meyakini, dengan reputasi, pengalaman dan kearifan yang dimiliki Mahfud, Kemenko Polhukam ke depan akan lebih maju.
Sertjab Menteri Pendidikan dan Kebudayaan antara Muhadjir Effendy dan Nadiem Makarim berlangsung pada Rabu (23/10/2019).
Melansir dari Kompas.tv, Muhajir yakin Nadiem Makarim punya terobosan teknologi di bidang pendidikan.
Saat menyampaikan pidatonya dalam acara sambutan, Nadiem mengaku masih kaku.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, salam sejahtera, Om swastiastu, Namo buddhaya, salam kebajikan, kira-kira? Maaf masih kaku," kata Nadiem dari atas podium.
Ia juga mengatakan, masih belum terbiasa dengan beberapa fasilitas yang ia terima sebagai meteri salah satunya tentang ajudan.
"Tadi saja masuk langsung masuk mobil, keluar baru sadar, 'Wah Bapak siapa?', 'Saya ajudan Bapak', 'Oh iya saya belum kenal'," kata Nadiem, disambut tawa mereka yang hadir.
Nadiem juga mengaku tak mau dipanggil "Pak". Ia meminta dipanggil "Mas".
"Saya suka ditanya sama baik dari media maupun orang, apa sih rencana seratus harinya Pak Nadiem, saya bilang pertama mohon jangan dipanggil 'Pak Nadiem', 'Mas Nadiem' saja," ujar dia.
Dalam pidatonya, Nadiem mengatakan dirinya belum mempunyai rencana seratus hari pertama.
Yang akan ia lakukan di 100 hari pertama, adalah berdiskusi dengan pakar pendidikan.
Sebelum prosesi Sertjab Menteri Pariwisata, salah satu cerita menarik adalah ketika Wishnutama, menteri yang baru, datang lebih awal daripada Arief Yahya, Menpar sebelumnya.