Luhut Binsar Pandjaitan datang ke Istana Kepresidenan, menemui Jokowi pada Selasa malam.
"Kemudian beliau minta, supaya masalah refinery metro chemical itu harus jadi dalam berapa tahun ke depan ini," terang Luhut pada awak media usai bertemu Jokowi, dilansir tayangan Sapa Indonesia Malam Kompas TV.
Luhut menerangkan bahwa nantinya di Kabinet Kerja Jilid II, Menko Kemaritiman akan bertambah menjadi Menko Kemaritiman dan Investasi.
"Jabatan saya yang diberikan ini, dari Menko Maritim, ditambah dengan investasi. Dan kemudian beberapa lain di bawahnya," tutur dia.
"Ya itu tadi, jadi Menko Maritim dan Investasi," tegasnya saat ditanya mengenai adanya nomenklatur baru.
3. Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, mengatakan dirinya kembali ditunjuk menjadi menteri oleh Presiden Jokowi.
"Insya Allah (masuk kabinet lagi), nanti diumumkan Rabu besok," ungkap Airlangga, Senin, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
Lebih lanjut, Airlangga menerangkan ada nama-nama lain dari Partai Golkar yang juga menjadi menteri.
Tapi, ia enggan menyebutkan nama-nama tersebut.
Sebelumnya, Airlangga Hartarto diketahui menjabat sebagai Menteri Perindustrian di Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla.
4. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
Mantan Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, datang ke Istana Kepresidenan pada Senin siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Pratikno datang bersama Staf Khusus Mensesneg, Nico Harjanto dan Komisaris Utama PT Adhi Karya, Fadjroel Rachman.
Ketiganya kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang.
5. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi
Budi Karya Sumadi menyebutkan Jokowi memintanya melanjutkan jabatan sebagai Menteri Perhubungan di Kabinet Kerja Jilid II, sama seperti sebelumnya.
"Presiden memberikan amanah kepada saya. Saya terima kasih atas amanah untuk membuat Indonesia lebih baik dan hebat dan banyak sekali tugas dilakukan."
"Jadi saya ditugaskan untuk melanjutkan tugas saya sebagai Menteri Perhubungan," ungkap Budi usai menemui Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
Dalam pertemuan tersebut, Jokowi berpesan pada Budi agar mampu menciptakan konektivitas antar pulau sehingga jalur logistik berfungsi efektif.