Kabar keputusan Prabowo Subianto yang disebut akan segera merapat ke kubu pemerintahan, ditanggapi keras oleh dosen serta pengamat politik, Rocky Gerung.
Rocky Gerung kecewa kala keputusan soal Prabowo Subianto bergabung dengan Jokowi itu terus bergulir.
Rocky Gerung tanpa ragu pun melayangkan sindiran kerasnya kepada Prabowo Subianto yang dulu pernah dibelanya.
Pasca pertemuan Jokowi dengan Prabowo Subianto digelar, Rocky Gerung menyampaikan tanggapan keras.
Kala itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, hubungannya dengan Presiden Joko Widodo sangat baik, bahkan mesra.
Dia juga mengatakan, banyak yang tidak suka dengan kedekatannya itu.
"Hubungan saya baik, bisa dikatakan mesra ya Pak," ujar Prabowo dalam jumpa pers bersama Jokowi di Istana, Jakarta, Jumat (11/10/2019), dikutip dari Tribunnews Bogor.
Jokowi langsung mengatakan, "sangat mesra".
Prabowo kemudian menambahkan, "banyak yang enggak suka mungkin ya," sambil tertawa.
Jokowi menimpali kembali, "sangat mesra".
Prabowo pun menegaskan siap membantu pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin apabila diperlukan.
"Saya sampaikan ke beliau, kalaupun kami diperlukan (di pemerintahan), kami siap membantu," ujar Prabowo Subianto.
Prabowo menekankan bahwa Partai Gerindra selalu mengutamakan kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan bangsa dan negara.
Mengetahui kemesraan tersebut, Rocky Gerung pun sinis.
Dalam tayangan di channel realita tv berjudul "Kado Pelantikan Jokowi" pada Senin (14/10/2019), Rocky Gerung tampak mengurai pandangannya soal oposisi.
Menurut Rocky Gerung, oposisi seharusnya tetap berada di luar kekuasaan.
"Kadangkala kita musti menganggap bahwa keadaan harus sampai berantakan baru orang bisa mengerti bagaimana cara bernegara yang baik.
Kehidupan negara diatur oleh undang-undang.
Etika politik diatur oleh moral publik.