Aku Gendut Terus Kenapa ? Inilah 6 Salah Kaprah Memandang Orang Berbadan Gemuk

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Memiliki berat badan berlebih bagi sebagian orang sering menurunkan tingkat rasa percaya dirinya.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Marsha Coupe, seorang perempuan di salah satu negara di Britania Raya memiliki pemaknaan lain tentang kegemukan yang ia alami.

Dilaporkan Dina Rickman dalam Telegraph.co.uk, (20/4/2014), Marsha tergolong perempuan dengan berat badan berlebih.

Namun ia memiliki pemaknaan sendiri tentang ukuran badan yang ia punya.

Baca: Ramalan Kesehatan Zodiak Hari Ini Senin 14 Oktober 2019: Sagitarius dan Aquarius sama-sama Bugar!

"Obesitas itu bahasa medis. Gendut itu ukuran. Aku memang gendut, terus kenapa ? Itu bukan kata-kata yang buruk" kata Marsha.

Berkomentar ihwal perlakukan masyarakat terhadap orang dengan berat badan berlebih, Akademisi York University, Dr. Ann Kaloski Nalylor yang menulis buku persoalan berat badan dari segi keilmuan di Britania Raya, lebih memilih menggunakan kata "Fat Activism" daripada "Fat Acceptance".

Bagi seseorang dengan berat badan berlebih, "Fat Acceptance" dapat terdengar sedikit pasrah, sedangkan "Fat Activism"  lebih pada pengakuan bahwa semua jenis tubuh baik-baik saja.

Dengan catatan, ada usaha untuk terus meningkatkan kesehatan dalam kesehariannya.

Marsha Coupe (Telepgraph.co.uk)

Memiliki berat badan berlebih bagi sebagian orang sering menurunkan tingkat kepercayaan dirinya.

Hal tersebut disebabkan karena penilaian dini, singkat, dan terkadang absolut dari masyarakat yang memandang gendut dengan sebelah mata.

Baca: Curhatan Ashanty Saat Divonis Meningitis, Minta Anang Hermansyah Tinggalkan Dirinya

Inilah 6 salah kaprah bagi kita semua saat memandang seseorang dengan berat badan berlebih, yang Tribunnewswiki.com himpun dari Bustle.com.

(Ilustrasi) Sebagian masyarakat memberi penilaian yang salah kaprah terhadap orang dengan berat badan berlebih (Pixabay.com)

1. Gendut Bukan Berarti Kamu Buruk Moral

Menjadi kurus atau ideal bukan berarti memiliki moral yang baik.

Banyak pencuri, pembunuh, dan pemerkosa dengan badan yang biasa saja.

Menjadi gendut juga bukan berarti kamu bermoral buruk.

Namun juga tidak selamanya kamu bermoral baik.

Gendut bukanlah ukuran baik atau buruknya moral seseorang

Baca: Kamu Seorang Capricorn? Cek Zodiak Apa Saja yang Cocok dengan Dirimu!

2. Gendut Bukan Berarti Kamu Serakah

Sebagian media mainstream dengan animasi kartun yang memiliki berat badan berlebih selalu menggambarkan bahwa orang yang gendut adalah serakah.

Dalam penggambarannya, gendut selalu diartikan sebgai orang yang tak peduli dengan masalah kelaparan di dunia.

Mereka digambarkan selalu serakah terhadap kekayaan dan kemakmuran bagi dirinya sendiri.

Halaman
12


Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer