Penyerang Wiranto Diduga Jaringan Teroris, Al Chaidar : Terdapat Dua Ciri, Kemungkinan JAD

Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) warga Medan yang merupakan penusuk Wiranto di Banten, Kamis (10/10/2019) (Tribun Medan)

Menanggapi dugaan awal polisi, seperti dikutip dari Tribun Mataram, pengamat terorisme Al Chaidar mengatakan serangan terhadap Wiranto sudah direncanakan pelaku.

Al Chaidar menduga Abu Rara dan istri telah merencanakan penyerangan kurang lebih dua bulan.

Selain itu Al Chaidar juga menuturkan kemungkinan alasan pelaku melakukan serangan kepada Wiranto.

“Profil Wiranto dianggap public enemy (musuh publik), sering muncul," ucap Al Chaidar.

Melihat pola serangan dan senjata yang digunakan Al Chaidar juga menduga adanya keterkaitan pelaku dengan jaringan teroris seperti dugaan polisi.

“Kemungkinan memang kelompok JAD, kelompok yang berafiliasi dengan ISIS. Kalau dilihat dari senjatanya pakai pisau, pakai domestic weapon, ciri ISIS. Pakai golok, senjata tajam, pisau dapur. Cara seperti ini sudah diperintahkan mereka 4 tahun lalu,” ujar Al Chaidar.

Belakangan diketahui berdasarkan foto yang beredar Abu Rara menggunakan senjata mirip dengan kunai, yaitu sejenis pisau lempar yang digunakan oleh ninja Jepang.

Barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk menusuk Wiranto. (Kompas.com)

Selain itu Al Chaidar juga menyebutkan ciri kedua pelaku sebagai teroris yaitu adalah family terorism, yaitu serangan teror yang dilakukan bersama anggota keluarga, yaitu sang istri yang bernama Fitri Andriana.

Fakta Abu Rara

Dua pelaku penusukan Menkopolhukam yang merupakan suami istri, Syahril Amansyah alias Abu Rara, dan Fitri Andriana (kolase WhatsApp) (Tribunnews.com)

Selain diduga sebagai terorisme anggota JAD yang berafiliasi dengan ISIS, Abu Rara memiliki beberapa catatan kriminal lain.

Dikutip dari Kompas.com, Abu Rara dan Fitri Andriana mengontrak sebuah rumah di Kampung Sawah, tak jauh dari Alun-Alun Menes sejak Februari 2019.

Awalnya Abu Rara dan istri berbisnis online berbagai macam barang, mulai dari madu, pakaian anak-anak, pulsa dan travel.

Baca: FAKTA BARU Wiranto Ditusuk: Suami Serang Duluan Pakai Senjata Naruto, Istri Serang Pakai Gunting

Baca: FAKTA-fakta & Kronologi Lengkap Penusukan Menkopolhukam Wiranto: Kena Dua Kali Tikaman yang Dalam

Bahkan Abu Rara merupakan lulusan fakultas hukum satu dari universitas di Sumatera Utara.

Sebelum menikah 'tembak' dengan Fitri Andriana, Abu rara sudah menikah dua kali.

Pada 1995 Abu Rara menikah dengan perempuan bernama Netty, namun bercerai tiga tahun setelahnya.

Orangtua mantan istri ke-dua Abu Rara, Yuni yang dinikahi tahun 2000 ternyata tidak merestui hubungan keduanya.

Yuni diambil paksa oleh orangtuanya saat memiliki anak berusia 10 hari.

Abu Rara dilaporkan oleh orangtua Yuni dan dikurung tiga bulan dalam tahanan dengan kasus melarikan anak orang.

Karena frustasi pasca bercerai dengan istri pertama Abu Rara sempat mengkonsumsi narkoba jenis pil kurtak dan sering ikut judi togel.

Bahkan terdapat pengakuan dari sang sahabat, Abu Rara sempat menyundutkan api rokok ke keningnya sendiri setelah mengonsumsi 12 butir kurtak.

Halaman
123


Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer