"Sekali lagi tim bekerja. Nanti akan melihat seperti apa, pada hasilnya nanti akan disampaikan," ucapnya.
Akbar Alamsyah tinggal bersama neneknya saat kerusuhan pada Rabu (25/9/2019) lalu.
Baca: Jokowi: Saya Pastikan Ada Menteri Asal Papua di Kabinet Kerja Jilid II
Baca: Wiranto Kena Musibah Ditikam, Mengapa Respon Sebagian Masyarakat Justru Terkesan Senang
Dikutip dari Kompas.com, ia pamit untuk menonton aksi demo dengan mengendari motor bersama dua temannya menuju Slipi, Jakarta Barat, pukul 23.00 WIB.
Sebelumnya, ibu Akbar Alamsyah telah berpesan untuk tidak keluar dari rumah lantaran situasi yang masih belum kondusif saat itu.
Namun, Rosminah justru mendapat kabar dari neneknya yang sempat ia titipi pesan, agar tak membiarkan Akbar Alamsyah keluar.
"Neneknya bilang ke tetangga tadi lihat Si Akbar tidak. Kata tetangga anaknya udah keluar tadi bawa motor," ucap Rosminah.
Ia sempat ke rumah neneknya untuk menunggu kepulangan Akbar Alamsyah.
Namun hingga Jumat (27/9/2019), akbar tak kunjung pulang hingga akhirnya ia menanyakan keberadaan Akbar Alamsyah ke Polda Metro Jaya.
"Tidak ada nama anak saya. Saya lihatin muka-muka yang ada di Polda pada lebam semua, jadi mukanya kayak mirip gitu," kata Rosminah.
Ia tak menemunakan Akbar Alamsyah di sana, lalu ia menuju ke Polres Jakarta Barat untuk menanyakan keberadaan Akbar Alamsyah sesuai saran dari polisi.
Ia menemukan nama anaknya di sana, namun belum dapat bertemu secara langsung.
Rosminah hanya menitipkan makanan untuk Akbar Alamsyah dan kembali ke rumah, karena ia beranggapan anaknya berada di dalam Polres Jakarta Barat.
Namun sesampainya di rumah, ia baru mendapat kabar anaknya dirawat di Rumah Sakit Pelni.
Mendengar kabar anakanya dirawat rumah sakit, Rosminah langsung menuju ke Rumah Sakit Pelni.
"Nah, pas saya mau nemui anak saya ke Pelni, katanya anak saya udah dibawa ke Rumah Sakit Polri," ucapnya.
Ia langsung menuju Rumah Sakit Polri. Setibanya di sana, ia menemukan anaknya baru saja menjalani operasi.
"Wajah dan matanya lebam. Kepalanya sudah diperban, katanya habis operasi tulang kepalanya yang patah," beber Rosminah.
Ia tak kuasa melihat keadaan anaknya saat itu yang menurutnya sangat menyedihkan.
"Saya langsung cium, peluk anak saya."