Saat Arteria Tanya ke Mana Aliran Dana KPK, Najwa Shihab: Nggak Semua Orang Bisa Dibayar Bang

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Najwa Shihab melerai perdebatan antara Arteria Dahlan dan Feri Amsari di acara Mata Najwa. (CAPTURE MATA NAJWA TRANS7)

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Najwa Shihab yang menjadi tuan rumah Mata Najwa, Rabu, (9/10/2019) merespons cercaan Arteria Dahlan kepada Feri Amsari, Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas.

Komentar singkat Najwa Shihab tersebut terjadai di sela-sela break Mata Najwa yang disiarkan secara langsung di Trans7.

Dalam video berdurasi 42 detik yang diunggah oleh akun @imanlagi di media sosial Twitter, Arteria Dahlan mencecar pakar hukum dan tata negara itu dengan pertanyaan, apakah Feri mendapat aliran dana dari KPK.

"Saya tanya apa Anda dapat aliran dana dari KPK?" tanya Arteria Dahlan.

Feri pun menjawab yang kemudian disambar oleh Najwa Shihab.

"Nggak semua orang bisa dibayar Bang Arteria," sambar Najwa, yang disambut tepuk tangan penonton.

Baca: Najwa Shihab

Kendati disambar Najwa Shihab, Arteria Dahlan melanjutkan pertanyaannya kepada Feri Amsari

"Anda bertanya, apakah Feri Amsari Direktur Direktur Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas, dibayar oleh KPK?"

"Tidak semua orang bisa dibayar untuk melakukan sesuatu!" kata Najwa kembali yang disambut riuh penonton.

Saat Feri menimpali jawaban, Najwa Shihab kembali berujar,"Oh DPR memang biasa bayar-membayar." pungkas Najwa.

Ucapan Najwa Shihab tersebut kembali mendapat tepuk tangan dari penonton, seperti dilansir oleh Tribunnews.com.

Baca: Arteria Dahlan

Baca: Emil Salim


Arteria Dahlan dalam Debat Mata Najwa

Sosok Arteria Dahlan benar-benar menjadi sorotan setelah tampil di acara Mata Najwa, Rabu (9/10/2019).

Terlebih setelah anggota DPR RI itu berdebat dengan ekonom senior, Emil Salim.

Selain dengan Emil Salim, politisi PDIP itu juga berdebat dengan Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan.

Sementara itu, di media sosial, beredar video detik-detik Arteria Dahlan mencecar Direktur Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas, Feri Amsari.

 Sebelumnya anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Arteria Dahlan, terlibat perdebatan dengan Prof Dr Emil Salam di acara Mata Najwa Trans7, Rabu (9/10/2019) malam.

Sayangnya, Arteria Dahlan kerap memakai kata-kata yang dianggap terlalu vulgar kepada Prof Dr Emil Salim.

Saat ini mungkin nama Prof Dr Emil Salim kurang populer.

Namun, di masa lalu, Emil Salim adalah seorang menteri di era Orde Baru, sejak 1971 hingga 1993.

Emil sudah memegang jabatan menteri, namun yang melekat di dirinya adalah menteri lingkungan hidup.

Halaman
123


Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer