Untuk kursi tersebut ada orang di dekat Megawati yang diduga calon kuat mengisi kabinet Jokowi-Ma'ruf.
Pelantikan Presiden Jokowi tanggal 20 Oktober 2019 tinggal menunggu hari.
Menjelang pelantikannya tersebut, teka-teki tentang kabinet untuk kementerian Jokowi periode dua ini menjadi pembicaraan.
Desas-desus siapa saja yang masuk dalam jajaran menteri Jokowi-Ma'ruf pun semakin sering diperbincangkan.
Baca: Prediksi Menteri Kabinet Jokowi-Ma’ruf, Bakal Diisi Anak Presiden hingga Pengusaha Muda
Baca: Inilah 7 Menteri Lama yang Dipertahankan di Kabinet Jokowi-Maruf, Akan Ada 3 Anak Mantan Presiden
Beberapa nama pun muncul dan diyakini sebagai menteri baru yang akan mengisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.
Termasuk nama-nama orang yang dekat dengan Mewagawati Soekarnoputri disebut-sebut menjadi kandiddat kuat menteri.
Dilansir oleh WartaKotalive.com pada Kamis (10/10/2019), PDI Perjuangan sebagai partai yang memberikan porsi dukungan terbesar kepada Jokowi disebut-sebut akan mendapatkan jatah menteri yang lebih banyak dibandingkan partai pendukung Jokowi lainnya di Pilpres 2019.
Apalagi PDIP merupakan partai pemenang Pemilu 2019.
Pada Kongres V PDIP yang diselenggarakan di Bali Juli 2019 lalu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Jokowi sudah memberi sinyal PDIP akan mendapatkan jatah kursi menteri terbanyak.
Bahkan pada kesempatan itu, eks Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan partainya mengajukan 10 nama calon menteri ke Jokowi.
Nama-nama calon menteri dari PDIP sudah ada di kantong Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Yang jelas sudah ada di kantong ketua umum. Kita juga sudah bahas tertutup, terbatas," kata Puan.
Minimal 4 jatah PDIP
Dikonfirmasi hal tersebut, Pengamat Politik M Qodari menduga PDIP akan mendapatkan minimal empat kursi menteri dari Jokowi.
Di luar itu, menurut Qodari, bisa saja PDIP mendapatkan kursi menteri yang lebih dari empat jika muncul kalangan profesional yang didorong PDIP.
"Mungkin ada calon menteri dari profesional tapi di-endorse PDIP," ujar Qodari, Selasa (8/10/2019) dikutip TribunnewsWiki dari TribunKaltim.
Menurut Qodari, jika mengacu pada pernyataan Jokowi maka jatah kursi menteri dari parpol di kabinet mendatang terbilang sedikit.
Dari 34 kursi menteri sebanyak 45 persen di antaranya jatah untuk parpol.
"Dengan demikian kursi dari partai cuma 15 orang," ujar Qodari.