Sekitar 30.000 buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar unjuk rasa untuk menyuarakan sejumlah isu buruh kepada wakil rakyat.
"Massa kami yang datang diperkirakan 20.000 orang sampai 30.000 orang dari beberapa daerah," kata penanggung jawab aksi dari KSPI, Eddy Kuncoro, seperti dilansir Kompas.com.
Eddy mengatakan bahwa kemungkinan kepolisian akan menghentikan pergerakan massa buruh di luar Jakarta.
"Jadi jumlahnya kalau enggak di blok sana-sini dengan polisi sekitar segitu. Cuma saat ini saja seperti Tangerang massa kami sudah tidak boleh berangkat. Tapi semoga bisa kami negosiasi," jelas Eddy.
Diketahui, massa yang datang dari sejumlah daerah akan berkumpul di Parkir Timur Senayan.
Massa akan bergerak ke Gedung DPR/MPR sekitar pukul 10.00 WIB.
"Maka itu, kami bingung juga karena untuk menuju ke DPR kabarnya sudah ditutup. Paling kami kumpul di parkir timur, nanti akan long march mendekati DPR sekitar jam 10. Sambil menunggu massa yang lain," katanya.
Baca: Pelajar dan Preman Berseragam SMA Ditangkap Polisi, Ikut Demo DPR dengan Iming-iming Uang Rp 20 Ribu
Baca: Tanggapan Pengamat Sosial soal Aksi Demo Mahasiswa Tolak RKUHP dan RUU KPK
Terdapat tiga tuntutan yang akan disuarakan, yakni menolak revisi UU Ketenagakerjaan, menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan, dan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015.
"Perjuangan kaum buruh akan dilakukan secara konstitusional. Untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak demi kemanusiaan," ujar Iqbal.
Polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Senayan, Jakarta Pusat selama aksi unjuk rasa buruh di depan Gedung DPR, Rabu (2/10/2019).
Hal tersebut telah diungkapkan oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir.
"Rekayasa lalin sifatnya situasional, lihat situasi. Kalau saat ini sudah ditutup di Pulo Dua," ujar Nasir, dikutip dari Tribunnews, Rabu (2/10/2019).
Selain itu Ditlantas Polda Metro Jaya akan menerjunkan sekitar 262 personel polisi.
Berikut rekayasa lalu lintas:
1. Jalan Gatot Subroto mengarah ke Slipi ditutup di bawah flyover Ladogi diarahkan belok kiri ke Gerbang Pemuda.
2. Jalan Gerbang Pemuda arah ke kiri ke Jl Gatot Subroto ditutup diputar balik ke Gerbang Pemuda dikolong Ladogi atau lurus ke Jl Gatot Subroto arah timur atau ke Bendungan Hilir.
3. Jalan Gerbang Pemuda arah ke Asia Afrika dibelokan ke kiri ke ke Jalan Asia Afrika terus Jl Senayan dan Jl Pakubuono.
4. Jalan Asia Afrika ke barat bisa lurus ke Jl Tentara Pelajar ke arah Jl Gerbang Pemuda putar balik dibawah Ladogi.
Baca: Tanggapan Pengamat Sosial soal Aksi Demo Mahasiswa Tolak RKUHP dan RUU KPK
Baca: Puan Maharani Jadi Ketua DPR: Siap Ubah Citra Wakil Rakyat, Jokowi Tunjuk Plt Menko PMK