"Mereka mengancam akan menyebarkan video itu di internet, bila uang ganti rugi tak dibayar," ujar Andrey Sheptytsky, perwira senior di Kepolisian Tatarstan.
Remaja itu pura-pura menyanggupi, hingga akhirnya ia diperbolehkan pulang.
Tapi, remaja itu langsung melaporkan kejadian ini ke polisi.
Dalam penyelidikan, polisi menemukan bukti video pemerkosaan itu di ponsel pelaku.
Dalam video, remaja itu memang diikat dan diperkosa oleh dua perempuan dengan menggunakan sex toys alias alat bantu seks.
Kedua perempuan itu ditangkap polisi dan akan segera menjalani sidang.
Bila terbukti melakukan tindak pemerkosaan, keduanya terancam penjara 10 tahun.
Baca: Berjalan Kaki Sambil Bermain Ponsel Ternyata Berbahaya, Ini Faktanya
Kasus pemerkosaan yang dilakukan wanita terhadap pria, memang bukan kali pertama ini terjadi.
Sebelumnya, beberapa kali terjadi kasus serupa.
Dilansir dalam sebuah artikel di Tribun Manado, berikut di antaranya :
Kasus wanita memperkosa pria pertama terjadi pada 30 Maret 2013 silam, dimana pada waktu itu seorang pemuda berusia 19 tahun asal Toronto, Kanada mengalami kejadian yang tidak menyenangkan saat dirinya sendirian di sebuah klub malam.
Pemuda tersebut bertemu dengan 4 orang wanita yang justru menawarinya untuk pulang bersama.
Ketimbang merasa senang dikelilingi oleh banyak wanita, pemuda tersebut justru dianiaya dan diperkosa oleh 4 orang wanita tersebut di sebuah tempat parkir mobil.
Seminggu kemudian, pemuda malang ini melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian setempat.
Menurut polisi, pemuda tersebut mengaku trauma karena dianiaya dan diperkosa secara brutal oleh 4 orang wanita sekaligus.
Baca: Kesaksian Warga Pendatang Saat Kerusuhan Wamena : Dilindungi Orang Papua, Diungsikan ke Gereja
Kasus wanita memperkosa pria selanjutnya terjadi pada 27 Januari 2009 silam, dimana pada waktu itu ada seorang pelayan berusia 23 tahun bernama Khalil asal Clifton, Pakistan yang mengalami kejadian buruk dan cukup mengerikan karena ulah beberapa wanita.
Awalnya, Khalil mengantarkan makanan kepada para wanita tersebut yang sedang menunggunya di dalam mobil di sebuah lapangan parkir restoran tempatnya bekerja.