Ketika merasakan sakit pada perut bagian kanan secara terus menerus, biasanya seseorang panik karena takut terkena radang usus buntu.
Dikutip dari CewekBanget.id, radang usus buntu memiliki beberapa fakta yang harus diketahui.
Rupanya tidak selamanya usus buntu seseorang ada di bagian perut kanan.
Namun, bisa juga di bagian belakang tubuh.
Ketika kita merasa sakit pada perut bagian kanan, belum tentu kita terkena radang usus buntu.
Sebaliknya, apabila merasakan sakit di bagian perut atau bagian belakang tubuh disertai dengan demam, mual dan muntah, serta perut kembung, sebaiknya langsung periksakan ke dokter.
Berdasarkan studi tahun 2007 di Journal of Theroetical Biology, ditemukan bahwa usus buntu adalah 'rumah' bagi mikroorganisme dalam tubuh.
Ketika ada ketidakseimbangan bakter dalam usus, usus buntu akan membantu memproduksi bakteri yang ditubuhkan agar tubuh dalam keadaan seimbang dan sehat.
Ketika sudah tidak lagi merasakan rasa sakit karena usus buntu, bukan berarti kita harus tenang-tenang saja.
Kita perlu segera ke dokter dan mendapatkan perawatan intensif, karena bisa berbahaya untuk tubuh.
Ketika perut berhenti terasa sakit, tandanya usus buntu kita pecah.
Nanti, terdapat cairan yang akan terserap ke bagian perut kita dan menyebabkan infeksi yang dapat mengancam nyawa yang disebut peritonitis.
Radang usus buntu tidak hanya dapat dirasakan oleh sebagian orang tua.
Namun, radang usus buntu ternyata sering menyerang orang yang lebih muda, biasanya berusia 10-30 tahun.
Disebutkan bahwa radang usus buntu juga lebih mudah menyerang cowok daripada cewek.