Warga di sana pun resah dengan perilaku pria misterius tersebut, terutama para gadis dan ibu-ibu, sebab pria misterius ini khusus mengincar perempuan.
Pria cabul ini muncul saat warga sudah terlelap lalu mendatangi rumah warga.
Ia lalu meraba dan mencium anak gadis atau ibu-ibu yang sedang tertidur lelap pada waktu dini hari.
Baca: Anggota DPRD Ini Dilapor Dugaan Pencabulan oleh Ibu Muda Rekan Partainya: Mengaku Diperas 500 Juta
Baca: Kronologi Pimpinan dan Guru Pesantren Cabuli 15 Santrinya, Pelaku Terancam Hukuman Cambuk
Kepala Desa Kroyo, Suprayitno, Kamis (19/9/2019) mengatakan, aksi teror pria cabul itu terjadi sejak 2018 lalu.
Pelaku memasuki rumah warga pada dini hari.
"Sejak tahun 2018 kejadian ini sudah terjadi dan dalam kurun waktu 4 bulan terakhir terdapat 2 kejadian," kata Suprayitno dikutip Tribunjogja.com.
Pelaku, kata Suprayitno, mencari sasaran korbannya secara acak.
Baca: HOAX Penampakan Pocong di Tangerang, Polisi Ungkap Biang Keroknya
Para korban rata-rata perempuan dengan usia lulus SMA dan ibu-ibu.
Suprayitno juga mengatakan, ia menerima laporan beberapa korban diciumi pria misterius tersebut.
"Ada satu warga yang merasa diciumi, namun posisinya dia sedang tidur dengan adiknya. Entah itu dicium pelaku atau hanya adiknya, tapi dia menyadari kalau ada orang di dalam dan diteriaki terus kabur," jelasnya.
Suprayitno menjelaskan modus pelaku melakukan tindakan asusila terhadap perempuan di desanya.
Pelaku diduga masuk, lalu mematikan lampu kamar. Ada pula kejadian pelaku memanjat tembok.
Baca: Sopir Bus Gaji Rp 764 juta per Tahun, Inilah Kisah Warga Indonesia, Rita dan Charles di Australia
Sejumlah aksi pelaku pernah digagalkan oleh warga.
Pelaku pun meninggalkan jejak kaki di tembok.
"Yang tersisa hanya jejak kaki di tembok dan sudah saya ambil gambarnya," kata Suprayitno.
Supangkat, ketua BPD Desa Kroyo, mengatakan, peristiwa ini hanya terjadi di dua RW.
"Aksi yang dilancarkan pelaku selama ini memang acak. Namun hanya di dua RW," ujarnya.
Baca: Joko Anwar Rela Terbang ke Yogyakarta demi Ajak Christine Hakim Main Film Perempuan Tanah Jahanam
Situasi kampung Pantauan Tribunjogja.com, di Desa Kroyo, Purworejo, pada Rabu (18/9/2019) malam.
Jalan-jalan terlihat sangat lengang, hanya beberpa kendaraan yang berlalu-lalang di jalan Desa Kroyo.
Tribunjogja.com yang mendatangi lokasi ini mendapati masih ada beberapa rumah makan yang berjualan.
Salah satunya tempat makan yang dimiliki sepasang suami isteri Eko Susilo dan Maesaroh yang berjualan bakso di tepi jalan Desa Kroyo.
Baca: Wiranto Bilang Kebakaran Hutan dan Lahan Tak Parah, Tapi Citra Satelit NASA Berkata Lain
Menurut kerangannya, isu yang beredar tentang pria yang berkeliaran mencoba memasuki rumah warga benar adanya.
"Di beberapa lokasi memang ada beberapa rumah yang disambangi orang tak dikenal.": Di utara situ ada 3 rumah, kebetulan memiliki anak gadis semua dan ada juga yang ibu-ibu, tapi kalo sampai menjamah itu masih belum tahu," ujarnya.
Eko menambahkan kejadian ini kebanyakan berlangsung saat shalat Subuh.
"Kebanyakan kejadian itu saat menjelang shalat Subuh, jadi ketika orangtuanya mau ke masjid, kejadian itu berlangsung," ujarnya.