Dinkes Periksa Balita Khadijah yang Minum 5 Gelas Kopi Sehari: Simak 5 Dampak Bila Balita Minum Kopi

Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hadijah, balita berusia 14 bulan sedang minum kopi yang dimasukkan dalam dot. Tak Mampu Belikan Susu, Orangtua Balita di Sulbar Beri 5 Gelas Kopi Per Hari Sejak Usia 6 Bulan.

Mengapa?

Kafein yang terkandung di dalamnya berisiko menimbulkan efek negatif untuk anak di masa mendatang kelak.

Penelitian telah membuktikan bahwa anak yang minum kopi dan minuman berkafein lainnya sejak berusia 2 tahun lebih rentan alami obesitas dan depresi.

Minuman berkafein akan membuat anak kecanduan makanan manis sehingga berisiko membuat berat badan meningkat.

Berikut dampak yang mungkin terjadi bila balita minum kopi:

Baca: DERETAN Fakta Film Perempuan Tanah Jahanam yang Terinspirasi dari Mimpi Buruk Joko Anwar

1. Sulit Tidur

Kebiasaan balita minum kopi juga memengaruhi kualitas tidur sehingga bisa membuat anak rentan alami depresi. 

Minum kopi yang kian membudaya membuat banyak anak minum kopi dari mencicipi minuman orangtuanya.

Namun, hal ini dapat membuat si kecil sulit tidur, terutama di malam hari.

Di samping itu, kopi mengandung kafein lima kali lebih banyak dibanding soda sehingga akan lebih baik jika bayi tidak diberikan kopi lebih dulu.

2. Kerusakan Gigi

Rasanya memang lezat, namun penting diketahui bahwa kopi juga memiliki sifat asam sehingga dapat menimbulkan kerusakan pada gigi.

Jika anak sudah terbiasa minum kopi sejak kecil, maka akan mengikis enamel gigi dan meningkatkan risiko sakit gigi.

Jika lapisan gigi melemah, bayi dan anak-anak membutuhkan perbaikan lebih lama untuk membentuk lapisan baru.

3. Nafsu Makan Menurun

Bayi dan anak-anak masih membutuhkan nutrisi esensial untuk perkembangannya seperti vitamin, mineral, protein dan serat.

Kopi tidak menyalurkan cukup vitamin dan mineral, selain itu juga menghambat penyerapan zat besi sehingga berisiko mengakibatkan deretan dampak negatif berikut ini.

Kopi adalah stimulan yang nyatanya dapat membuat nafsu makan menurun, sementara anak dalam masa tumbuh kembangnya tentu membutuhkan nutrisi esensial.

Protein, gandum, buah dan sayuran lebih dibutuhkan daripada kopi.

Baca: DERETAN 10 Foto Pose Berani Pramugari di Bagian Pesawat Ini: Ada yang Berani Masuk ke Dalamnya

4. Kerusakan Tulang

Jika tergoda memberikan bayi kopi walau sedikit, sebaiknya pikirkan dulu.

Kopi bersifat diuretik dimana ia meningkatkan produksi urin.

Pada anak, urin yang meningkat dapat menyebabkan defisiensi kalsium dan jika dibiarkan akan menimbulkan kerusakan pada tulang.
Untuk 100 mg kafein yang masuk dalam tubuhnya, anak sudah kehilangan 6 mg kalsium dalam tubuhnya.
5. Membuat anak hiperaktif
Halaman
123


Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer