Awas Ini Waktu Terlarang untuk Mandi, Bisa Sebabkan Kematian Mendadak

Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Waktu terlarang untuk mandi.

1. Pagi hari

Mandi pagi hari sangat disarankan karena air memiliki kandungan ozon yang tinggi.

Sehingga membuat tubuh menjadi lebih segar dan awet muda.

Tak hanya itu, mandi pada pagi hari juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Waktu Ashar

Berbeda halnya dengan mandi setelah ashar, mandi pada waktu ashar diperbolehkan.

Pasalnya waktu tersebut dipercaya akan membuat tubuh menjadi lebih segar dan mampu meningkatkan kekebalan tubuh.

Hasilnya, kita tak mudah terserang penyakit.

Ternyata mandi di pagi hari memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.

Mengutip dari Medicaldaily.com, berikut manfaat mandi air dingin di pagi hari.

1. Meningkatkan Kinerja Jantung

Ketika tubuh kita sedang kedinginan akibat mandi menggunakan air dingin, maka tubuh akan mencoba mencari udara hangat dari luar.

Hal ini kemudian akan meningkatkan kadar oksigen di dalam tubuh.

Tinginya kadar oksigen akan membuat kinerja jantung menjadi lebih baik dan akan menyalurkan energi untuk menjalani harimu.

Baca: 6 Cara Membersihkan Kamar Mandi yang Benar agar Kembali Bersih dan Kinclong

2. Mempercantik Kulut dan Rambut

Mandi dengan air dingin akan membuat kulitmu menjadi mengencang.

Pori-pori kulitmu menjadi seakan-akan 'tertutup', sehingga mencegah debu dari luar masuk ke dalam kulit.

Air dingin juga akan memberikan manfaat untuk rambut kamu.

Rambut dapat menjadi lebih kuat, lebih sehat dan tidak mudah kusam.

Baca: Mengaku Terbiasa Mandi Satu Minggu Sekali, Pernyataan Anya Geraldine Jadi Trending Topic di Twitter

3. Mengurangi Stress

Mandi air dingin di pagi hari dapat meningkatkan toleransi tubuh akan stress, bahkan penyakit.

Antioksidan bernama gluthatione akan membuat zat antioksidan lain bekerja secara maksimal.

Kinerja zat antioksidan dalam tubuh yang maksimal dapat membuat tubuh lebih tahan dari setres.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Afitria Cika)



Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer