Sebelum Meninggal Dunia, BJ Habibie Dirawat oleh 44 Dokter Kepresidenan

Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Fathul Amanah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bj Habibie, pernah dikabarkan meninggal dunia sebanyak 6 kali

Maret 2018 Habibie dirawat di rumah sakit di Kota Munchen, Jerman

Agustus 2018 Habibie dirawat di RSPAD karena kelelahan

1 September hingga kini, Selasa (10/9/2019) Habibie di RSPAD Gatot Soebroto

Penyebab Habibie Kini Dirawat di RSPAD

Putra ketiga mantan Presiden Indonesia BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie memberikan pernyataan terkait kondisi kesehatan sang ayah yang simpang siur.

Hal itu dikatakan Thareq di RSPAD Gatot Soebroto pada Selasa (10/9/2019) malam.

Thareq mengatakan penyebab Habibie yang mendapatkan perawataan intensif.

Ia juga menerangkan sakit yang diderita oleh mantan presiden RI tersebut.

"Sakitnya yaitu lemah, letih, karena Beliau beraktivitas terlalu banyak sehingga jantungnya tidak mengikuti lagi," ujar Thareq, seperti dikutip dari Kompas TV.

Thareq lalu memberikan perumpamaan kondisi jantung Habibie.

Baca: BREAKING NEWS: BJ Habibie Meninggal Dunia di RSPAD

"Jantungnya akhirnya kalau namanya orang kayak bapak tidak pernah biasa lari marathon, tiba-tiba diminta lari marathon kan jantungnya akan berdebar-debar."

"Beliau ini walaupun olahragawan kan Beliau setiap hari berenang, karena sudah menua akhirnya tidak bisa berenang tidak seperti dulu lagi, walaupun dulu jantungnya jantung sport tapi sekarang adalah proses alamiah bahwa semua hal, semua organ di badan melemah sesuai dengan umur."

Selain itu, saat berada di rumah, Habibie terus banyak menerima kunjungan.

Sehingga dirasa tak efektif untuk melakukan perawatan di rumah.

Dan diputuskan untuk dirawat di RSPAD.

"Karena banyak orang kunjungi bapak, otomatis bapak lemas, capek sendiri, karena bapak mau menunjukkan sehat. Memang tidak ada salahnya tapi kita harus tahu diri bahwa itu orang tua," tambahnya.

(KOMPAS.COM/TRIBUNWOW.COM/TRIBUNNEWSWIKI.COM/ Abdurrahman Al Farid)



Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Fathul Amanah
BERITA TERKAIT

Berita Populer