Jadi Pendatang Baru, Begini Langkah Strategi Pemasaran untuk Mobil Esemka

Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Jokowi mencoba mobil Esemka di pabrik Esemka di Boyolali, Jawa Tengah

Hal ini penting dilakukan untuk mengejar jumlah jaringan pelayanan setelah Esemka nantinya mulai banyak beredar di daerah-daerah.

Hady optimis bila Esemka bisa diterima baik oleh pasar kendaraan ringan dengan harga yang kompetitif, palagi dengan adanya strategi penjualan yang akan di terapkan nanti.

Dia juga mengatakan siap memberikan kemudahan kepemilikan Esemka, khususnya bagi pelaku usaha.

“Kita kasih garansi 5 tahun atau 100.000 km, kalau yang lain 50.000 km, mobil buatan anak bangsa ini kita berani kasih dua kali lipatnya. Untuk diler sebenarnya kita terbuka, mau yang kerja sama atau buka sendiri, UOI akan kasih peralatan 3S dan seluruh sparepart nantinya kita seperti kongsi, jadi tidak ada beben barang mati,” ucap Hady.

Baca: Mobil Esemka Bima Resmi Diluncurkan, Diduga Desainnya Mirip Mobil China

Seperti yang sebelumnya pernah diungkapkan, jalur pemasaran Esemka akan mengincar ke daerah pinggiran.

Untuk itu, Esemka pun melalui UOI menjalin kerja sama dengan beberapa badan usaha pedesaan seperti UKM dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Ketua Umum Komite Nasional Dewan UKM Indonesia Irwan Wijaya HS, menjelaskan, Esemka cukup memiliki potensi besar mendorong usaha para UKM, selain karenaa harga yang kompetitif, secara spesifikasi Esemka pun dianggap sudah cukup mewakili kebutuhan usahanya.

“Kita sudah melakukan survei dan memang secara harga Esemka ini lebih di bawahnya, kita sebenarnya juga tidak membeli merek tapi lebih ke fungsi. Untuk Esemka ini juga potensinya besar untuk dimodifikasi jadi mobil toko atau mungkin mobil angkutan desa,” kata Irwan.

(TribunnewsWIKI/Kompas.com/Stanly Ravel/Widi Hermawan)



Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer