DERETAN 15 Atlet Binaan PB Djarum yang Sukses Harumkan Indonesia di Dunia: Alan, Ardi, King, Arbi

Editor: haerahr
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Anggota tim pencari bakat PB Djarum, Lius Pongoh, memberikan keterangan tata tertib Sebanyak 904 Atlet Muda Tanding di Purwokerto, 206 Lolos Tahap Screening kepada ratusan peserta Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (8/9/2019) pagi.

Sama halnya dengan Alan Budi Kusuma, Ardy B Wiranata yang bergabung dengan PB Djarum pada 1984 ini sukses mendapat peringkat tertinggi ranking satu dunia untuk sektor tunggal putra.

Selama kariernya, Ardy B Wiranata tercatat pernah menjadi juara Indonesia Open sebanyak enam kali, Thomas Cup 1994 dan 1996, serta All England 1991.

Ia juga meraih medali perak Olimpiade 1992 di Barcelona setelah kalah melawan Alan Budi Kusuma.

Saat ini, Ardy B Wiranata diketahui menjadi pelatih bulutangkis di Kanada.

Baca: Terkait PB Djarum, KPAI: Tidak Tebersit Niat untuk Menghentikan Audisi

4. Budi Santoso

Budi Santoso (kiri).

Tunggal putra legendaris lainnya adalah Budi Santoso yang sukses menempati peringkat 10 besar dunia.

Ia bergabung dengan PB Djarum pada 1982 dan berhasil meraih juara Thomas Cup 2002.

Saat ini Budi Santoso tercatat menjadi pelatih Mutiara Bandung.

Baca: PB Djarum Hentikan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis Mulai 2020, KPAI Beri Tanggapan

5. Denny Kantono

Denny Kantono (DOK. PB DJARUM)

Rekan Ardy B Wiranata, Denny Kantono tak hanya sukses sebagai atlet bulu tangkis.

Saat berkarier sebagai pelatih, Denny Kantono berhasil mencetak prestasi, yakni juara 1 Kejurnas, termasuk juara 1 ganda putra Taruna dan ganda campuran Taruna Kejurnas pada 2006.

Tak hanya itu, Denny Kantono juga mencetak banyak pemain Djarum yang memperkuat Pelatnas.

Baca: Gara-gara KPAI, Audisi PB Djarum Dihentikan, Icuk Sugiarto: KPAI Jangan Pakai Kacamata Kuda

6. Eddy Hartono

Eddy Hartono dan Sigit Budiarto (DOK. PB DJARUM)

Eddy Hartono sempat berpasangan dengan Liem Swie King sebelum akhirnya berganti dengan Rudy Gunawan.

Selama kariernya, Eddy Hartono mencatat prestasi dengan raihan juara di Sudirman Cup 1989, Thomas Cup 1994, dan All England 1992.

Ia juga sukses meraih medali perak di Olimpiade 1992 di Barcelona bersama Rudy Gunawan.

Baca: Tanggapan Susy Susanti soal Ditiadakannya Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis PB Djarum

7. Hariyanto Arbi

Hariyanto Arbi (DOK. PB DJARUM)

Atlet bulu tangkis legendaris yang menempati peringkat tertinggi ranking 1 dunia dari sektor tunggal putra ini merupakan adik dari Eddy Hartono.

Hariyanto Arbi yang bergabung dengan PB Djarum pada 1982 sukses meraih juara Thomas Cup empat kali berturut-turut, yakni 1994, 1996, 1998, dan 2000.

Ia juga berhasil mendapat gelar juara di Kejuaraan Dunia 1995 serta All England 1993 dan 1994.

Baca: PB Djarum Pamit, Tahun Depan Tak Ada Lagi Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis

Halaman
1234


Editor: haerahr
BERITA TERKAIT

Berita Populer