Hari Minggu (8/9/2019), polisi menemukan 113 konten video dalam ponsel milik Rayya, pemeran satu dari beberapa pria dalam video Vina Garut.
Diketahui, Rayya, pemeran pria dalam video Vina Garut, sudah meninggal dunia, pada Sabtu (7/9/2019), akibat penyakit yang diderita.
Polisi menyebut Rayya banyak berperan dalam video tersebut.
Baca: Rayya, Pemeran Video Vina Garut Meninggal Dunia, Kena Stroke Rayya Sudah Tak Bisa Gerakkan Badan
Baca: Pengakuan Mengejutkan Rayya, Bantah V: Video Vina Garut Tak Ada Unsur Paksaan, Justru V yang Minta
Meninggalnya Rayya, membuat polisi sedikit kesulitan dalam mengungkat kasus video Vina Garut.
Pasalnya Rayya merupakan kunci dalam kasus yang juga melibatkan mantan istrinya.
"Ya tentu saja (agak menyulitkan penyidikan)," kata Kasatreskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng, Sabtu (7/9/2019), dikutip dari Tribun Jabar.
Meski demikian, polisi terus melakukan penyidikan terhadap kasus yang menggemparkan warga Garut tersebut.
Polres Garut yang menangani perkara ini menguak fakta baru soal ditemukannya video seks berjumlah 113 video.
Baca: Viral, Video Wanita Emosi Labrak Penumpang KRL Lain karena Tak Terima Dipanggil Nenek
Baca: Usai Beraksi, Teroris Penembakan Selandia Baru Sempat Bertanya, Berapa Banyak yang Saya Bunuh?
Video tersebut ditemukan dari ponsel milik Rayya.
“Yang ramai itu kan hanya beberapa video, tapi setelah kami periksa ponselnya, kami temukan ada 113 video,” kata Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna, Minggu (8/9/2019), dikutip dari Kompas.com.
Mengutip dari Tribun Jabar, Rayya banyak terlibat dalam hampir semua video tersebut.
"Tersangka A ada di hampir semua video itu," katanya.
Selain video seks antara Rayya dan V, terdapat pula video yang melibatkan orang lain.
Hingga saat ini, video tersebut masih diperiksa di pusat laboratorium dan forensik Mabes Polri.
"Yang beredar itu kan hanya yang kemarin ramai di media sosial. Sekarang video-video tersebut sedang diperiksa di pusat laboratorium dan forensik Mabes Polri," tambahnya.
Dari pemeriksaan awal, video tersebut dibuat pada tahun 2016 hingga 2018.
Banyak pula sosok baru dari video ratusan video tersebut.
Polisi terus mengejar para pelaku yang terlibat termasuk memasukkan para pelaku dalam DPO.
Selain itu, dalang utama dari kasus ini juga akan terus diungkap.
“Kami akan kejar terus. Kami akan ungkap sampai tuntas kasus ini,” tambah Budi.
Baca: Duh, Kok Tega Benar, Ibu Muda Rela Jual Anak Kembarnya agar Bisa Beli HP Baru dan Bayar Kartu Kredit
Baca: Dikabarkan Jualan Sepatu Bekas, Mantan Pemain Timnas Indonesia Budi Sudarsono Beri Konfirmasi