Apalagi setelah mengunjungi seribu lebih titik di Indonesia.
"Sekitar jam 10 pagi setelah mencoblos itu saya sudah cegukan," papar Sandiaga.
Lama-lama Sandiaga semakin cegukan dan kondisinya semakin tidak stabil.
"Kondisi badan lelah sekali," imbuh Sandiaga.
"Saya sekitar jam 10 pagi cegukan 1 menit sekali. Lama-lama setiap 5-10 detik" jelas Sandiaga.
Bahkan saat pengumuman pertama sekitar jam 3 sore, Sandiaga mengaku sedang diterapi asisten Ustad Segaf Al Jufri.
"Baru pas malamnya pengumuman kedua saya tidur. Pas bangun udah rame-rame," kata Sandiaga.
Baca: Sidang Tahunan MPR 2019, SBY Kembali Absen, Jokowi Sebut Sandiaga Uno Sebagai Sahabat
Baca: Sidang Tahunan MPR Digelar Hari Ini, Presiden Jokowi Akan Pidato Tiga Kali, Sandiaga Uno Hadir
Bahkan Prabowo sempat mengecek keadaan Sandiaga Uno sebelum akhirnya pulang ke rumahnya yang tak jauh dari rumah Prabowo di Kartanegara.
"Saya pulang istirahat," kata Sandiaga.
Sandiaga juga mengaku bahwa dirinya diminta Prabowo dan tim untuk hadir meski hanya 5 menit.
"Prabowo minta hadir di Kartanegara. Hadir memberikan klarifikasi. Walaupun hanya 5 menit hanya untuk mengklarifikasi bahwa semuanya baik," kata Sandiaga.
Lalu Wahyu kemudian bertanya soal hubungan Sandiaga kini dengan Prabowo yang tidak diajak bertemu dengan Jokowi dan Megawati.
Dilansir TribunJakarta.com (1/9/2019), meski tak diajak bertemu dengan pejabat, ternyata Sandiaga Uno masih sering diajak diskusi oleh Prabowo.
Tiap kali bertemu pejabat, Prabowo menjelaskan kepada Sandiaga Uno bahwa pertemuan itu tidak melibatkan Sandi.
"Saya setiap kali Pak Prabowo mengadakan pertemuan sama Pak Jokowi sama Bu Mega, saya diskusi sama beliau (Prabowo)."
"Dan beliau menyampaikan bahwa 'Ini adalah pembicaraan yang tidak melibatkan Anda, this will not include you'," jawab Sandiaga Uno.
Selain lantaran Pilpres 2019 yang sudah berakhir, posisi Sandiaga Uno yang juga bukan kader Gerindra membuat dirinya memang jarang terlibat kegiatan bersama Prabowo.
Meski demikian, Sandiaga Uno tetap menghargai tindakan Prabowo yang tak melupakannya dan tetap mengajak berdiskusi berbagai permasalahan.
"Jadi karena saya bukan di Gerindra, dan saya sampaikan saya sangat apresiasi Pak Prabowo masih mengajak saya diskusi dan saya merasa terhormat juga bahwa terus diajak berdiskusi dan memberikan masukan kepada Pak Prabowo," jelas Sandiaga Uno.