Ia membuka kelas bagi para penyandang disabilitas secara lengkap dan dibimbing penata rias profesional.
"Beberapa dari yang ikut memang ada yang sudah pede dan suka ber-make up, tapi ada juga yang ini jadi pengalaman pertamanya. Ada satu rekan yang aku ingat mengaku, ini pertama kali dia keluar rumah sejak jadi difabell daksa, hanya untuk ikut event aku, itu buat aku sangat terharu," tutur Laninka.
Kelas make up untuk difabel telah ia selenggarakan sebanyak 3 kali di Jakarta dan Yogyakarta.
Kelas Lanika selalu terisi oleh difabel yang antusias belajar merias diri bersamanya.
Sejumlah difabel juga mengaku sangat mengapresiasi kelas make up dari LUD.
"Aku pikir pasti banyak teman disabilitas yang merasakan hal sama seperti aku. Aku ingin make up ini bisa melakukan hal yang sama seperti yang dilakukanya ke aku. Kalau difabel juga berhak dan bisa tampil menarik dan cantik. Please Make Up Do Your Magic!" kata Laninka.