Kronologi Pembantaian di Kapal Motor (KM) Mina Sejati, Korban Dibantai saat Tidur

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang ABK KM Mina Sejati dengan kepala diperban diturunkan dari KRI Teluk Lada ke Speedboat untuk diantar ke Pelabuhan Dobo,Kepulauan Aru, Selasa (20/8/2019)(KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY)

Namun kondisi mereka yang tidak berdaya, membuat para pelaku melancarkan aksinya.

Mohamad Zaenal sebelumnya mengatakan mengatakan, tiga pelaku yang membantai rekan-rekannya sesama ABK itu mempersenjatai diri mereka dengan parang.

Baca: FPI Surabaya Klarifikasi Aksi di Asrama Papua Surabaya: Sebut Tri Susanti yang Ajak Ikut Aksi Demo

Baca: TNI Gadungan Sudah Tipu Banyak Perempuan, Pacari Lalu Minta Duit: TNI Amankan, Pajang di Facebook

Baca: Ramalan Kesehatan Zodiak Hari Ini Jumat 23 Agustus 2019: Aries dan Pisces Sama-sama Berenergi

 

Sebanyak 35 Anak Buah Kapal (ABK) KM Gemilang Samudera dibawa ke Kantor Polres Kepulauan Aru, Maluku untuk dimintai keterangan soal insiden pembunuhan di atas KM Mina Sejati, Kamis (22/8/2019) (KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY)

Sebanyak 13 ABK memilih mencoba menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut.

“13 ABK yang memilih melompat ke laut itu karena mereka ketakutan. Mereka tidak berdaya saat itu,” kata Zaenal.

Aksi pembantaian di KM Mina Sejati terjadi pada Sabtu (17/8/2019) ketika kapal motor yang mengangkut 36 ABK dan nahkoda tersebut berlayar di perairan Kapulauan Aru, Maluku.

Dalam kejadian itu, 13 ABK ditemukan, dua di antaranya tewas, sedangkan 23 ABK, termasuk tiga pelaku, belum diketahui.

TNI AL menduga kuat, 23 ABK, termasuk tiga pelaku, telah tewas terbunuh dalam insiden tersebut.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)

Jangan lupa subscribe Youtube channel TRIBUNNEWSWIKI di TribunnewsWIKI Official



Penulis: saradita oktaviani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer