Pada Hari Raya Idul Adha ini, umat Islam di seluruh dunia akan melaksanakan shalat Idul Adha.
Shalat Idul Adha dilaksanakan dalam dua rakaat berjamaah.
Setiap rakaat terdapat bacaan-bacaan khusus.
Setelah shalat, maka dilanjutkan dengan penyampaian khutbah.
Apabila terlambat datang shalat atau mengalami halangan, maka boleh dilakukan secara sendiri-sendiri atau munfarid di rumah ketimbang tidak sama sekali.
Baca: Wukuf
Baca: Padang Arafah
Baca: FILM - Ziarah (2017)
Baca: Tips untuk Jemaah Agar Tetap Bugar Saat Puncak Haji Wukuf di Arafah
- NIAT
Pertama, shalat id didahului niat yang jika dilafalkan akan berbunyi “ushallî rak‘ataini sunnata li ‘îdil adlhâ” kalau dilaksanakan sendirian. Ditambah “imâman” kalau menjadi imam, dan “makmûman” kalau menjadi makmum.
اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى
Bacaan Latin : Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillaahi ta’aalaa
- RAKAAT PERTAMA: TAKBIRATUL IHRAM & TAKBIR 7 KALI
Setelah takbiratul ihram yakni membaca doa iftitah, dilanjutkan dengan membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali di rakaat pertama.
Di antara takbir tersebut, terdapat bacaan khusus.
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Bacaan Latin : Allahu Akbar Kabiro, Walhamdulillahi Katsiro.. Wasubhanallohi Bukrotaw Wa'ashila...
Terjemahan: “Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang.”
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Bacaan Latin : Subhanallah Wal Hamdulillah Wa Laa Ilaha Illallah Wallahu Akbar
- SHALAT SEPERTI BIASA