7 Tanda Perempuan Gampang Selingkuh, Cek Apakah Pasanganmu Termasuk di Dalamnya

Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi perempuan selingkuh.

Sedikit orang percaya bahwa selingkuh itu disebabkan karena faktor genetika yang ada pada tubuhnya.

Namun kenyataannya, dalam beberapa kasus hal itu memang kerap terjadi.

Ciri dari genetika ini biasanya akan sulit untuk diubah.

Misalnya ketika seorang wanita pernah selingkuh, kemudian karena ketahuan dia meminta maaf dan mengatakan akan berubah.

Namun ketika mendapat kesempatan lagi untuk berselingkuh, tidak menutup kemungkinan dia akan mengulangi hal yang sama.

Baca: Dari Seni Jalanan Tarian Khas Jawa Tengah Ini Naik Kelas ke Keraton Surakarta, Begini Sejarahnya

Baca: Bom Waktu Menunggu, Keluarga Polo Bongkar Rahasia Nunung, Pemakai Sejak 1998 hingga Hubungan Gelap

4. Punya problem komunikasi

Komunikasi menjadi faktor penting untuk menciptakan hubungan yang sehat dan harmonis.

Pasangan yang telah menikah selama beberapa dekade akan mengatakan bahwa komunikasi adalah alasan penting mengapa mereka dapat tetap bersama dalam waktu yang lama.

Ketika seorang wanita memiliki masalah komunikasi dengan pasangannya, maka ia akan cenderung mencari komunikasi di tempat lain.

Dalam sebuah penelitian yang meneliti orang dewasa baik dalam hubungan yang setia maupun tidak, seorang psikoterapis M Gary Neuman menemukan bahwa mereka yang setia rata-rata berbicara dengan pasangannya 30 sampai 60 menit per hari.

Sementara yang suka berselingkuh atau hubungannya kurang harmonis, rata-rata mereka hanya berbicara dengan pasangannya kurang dari lima menit per hari.

Ingat, komunikasi juga investasi keutuhan rumah tangga jangka panjang.

Jangan sampai wanita mencari jalan lain, awalnya hanya curhat lama-lama sampai selingkuh fisik.

5. Wanita yang pernah diselingkuhi

Kondisi yang satu ini kerap terjadi di sekitar kita.

Apabila seorang mengetahui pasangannya berselingkuh, maka dia juga ingin melakukan hal yang sama.

Banyak wanita yang mengatakan bahwa hal itu merupakan satu-satunya cara untuk memperbaiki perasaan ‘dianiaya’ setelah disakiti oleh pasangan mereka karena diselingkuhi.

Mereka membutuhkan rasa kesetaraan.

Apabila seorang pria menyakiti wanita, maka wanita yang ia sakiti akan menyakiti balik pria tersebut dan kemudian ia akan merasa lebih baik.

6. Wanita pembosan

Halaman
123


Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer