Karni Ilyas menegaskan bahwa vakumnya tayangan ILC bukan karena dirinya yang meminta cuti.
Seperti diketahui ILC tak lagi tayang membahas soal dunia politik Indonesia sejak 22 April 2019 lalu.
"Pertama-tama saya meminta maaf lebih dahulu kepada aseluruh pecinta ILC karena selama dua bulan ILC mencutikan diri. Bukan saya yang cuti,tapi ILC-nya yang cuti" katanya membuka tayangan ILC pada Selasa (2/7/2019), seperti dikutip TribunnewsWiki dari saluran YouTube Indonesia Lawyers Club, yang diunggah pada Rabu (3/7/2019).
Dalam unggahan twitternya dulu, Karni Ilyas sempat menganalogikan bahwa dirinya hanya seorang peselancar yang tak kuasa menghadapi 'badai'.
'Badai' yang dimaksudnya panasnya situasi perpolitikan Indonesia pasca-pemilu yang diselenggarakan pada 17 April 2019 lalu.
"Saya mengatakan di Twitter, bahwa saya peselancar. Peselancar itu tak takut gelombang atau ombak. Tapi peselancar tahu kapan menarik papannya pulang, yaitu ketika di langit ada tanda-tanda badai akan datang," kata Karni Ilyas.
Baca: Sempat Viral di Medsos, Tompi & Glenn Fredly Akhirnya Bertemu Ibu-ibu yang Bertengkar di Stasiun MRT
Karni Ilyas juga menyadari bahwa banyak pemirsa yang mengritiknya dan juga ILC karena tak lagi hadir di TV.
Namun Karni Ilyas mengatakan bahwa dirinya peselancar yang hanya memiliki sebuah papam sehingga tak punya kekuatan untuk melawan badai.
"Yang kecewa tetap tidak bisa terima. Kenapa 'sepengecut' itu. Kenapa takut sama badai. Seorang peselancar yang tangguh, kata pecinta ILC, tidak akan takut oleh badai. Bahkan dia cari badai," kata Karni Ilyas.
"Malam ini saya akan menjawab bahwa saya peselancar dan modal saya cuma papan satu lembar. Seandainya yang saya bawa itu kapal, mungkin saya tidak akan takut oleh badai," lanjutnya.
"Tapi papan selembar apalah artinya untuk melawan badai," paparnya.
Meski dikritik, Karni Ilyas masih berpikir bahwa itu adalah rasa cinta dari masyarakat terhadap ILC.
Baca: Cholil Mahmud SE MA
"Namun kekecewaan itu bagi saya adalah rasa cinta dari pecinta ILC yang kecewa, sehingga berubah menjadi kritikan terhadap ILC," lanjutnya.
"Itu tentu saja harus saya terima dengan sadar hati. Tapi kalau boleh saya jujur, yang paling kecewa ILC itu tidak ada justru saya sendiri," katanya.
"Karena sebagai seorang peselancar, itu dia akan kecewa permainannya dihalangi oleh badai dan pecinta ILC tentu akan kecewa. Sekali lagi saya ucapkan mohon maaf sebesar-besarnya," paparnya.
Lihat videonya di bawah ini:
Sebelumnya, lewat unggahan media sosial Twitter, Karni Ilyas menyampaikan pesan berisi pamitan dan permintaan maaf atas cuti panjang ILC.
Cuitan tersebut diunggah pada Jumat (3/5/2019) lalu.