Berdasarkan data yang dimiliki WHO, kanker merupakan peyakit penyebab kematian terbanyak kedua di dunia.
Pada 2018 silam, total korban meninggal karena kanker mencapai sekitar 9,6 juta jiwa. Dengan kata lain, 1 dari 6 kematian didunia disebabkan karena kanker.
Adapun 5 perilaku yang menyebabkan sepertiga kematian karena kanker, diantaranya indeks massa tubuh yang tinggi, asupan buah dan sayur rendah, kekurangan aktivitas fisik, merokok, dan mengonsumsi minuman beralkohol. (1)
Ada banyak jenis kanker yang biasa diderita oleh pasien, salah satunya adalah leukemia. Leukemia sering disebut kanker darah, meski tidak semua kanker darah adalah leukemia.
Leukemia merupakan gangguan pada sel darah putih yang berdampak pada sistem pertahanan tubuh secara keseluruhan.
Adapun fungsi sel darah sebagai pelindung tubuh dari berbagai benda asing tidak dapat bekerja secara normal.
Leukemia merupakan salah satu kanker yang paling berbahaya karena dapat menggerogoti daya tahan tubuh dengan sangat cepat.
Penyakit ini lebih banyak menyerang orang dewasa daripada anak-anak.
Beberapa gejala yang biasa dialami penderita leukemia diantaranya adalah demam, menggigil, muntah-muntah, nyeri pada tulang atau sendi, lemas dan kelelahan yang berkelanjutan.
Biasanya penderita leukemia juga akan mengalami penurunan berat badan, keringat berlebih di malam hari, serta munculnya bitnik-bintik merah pada kulit. (2)
Belum diketahui secara pasti penyebab leukemia. Namun adanya mutase DNA di dalam sel darah putih menyebabkan perubahan tindakan sel menjadi pemicu munculnya kanker.
Dari beberapa penelitian juga menunjukkan ada beberapa faktor yang menjadi penyebab leukemia.
Dikutip dari portal.axa.co.id, faktor-faktor penyebab leukemia diantaranya:
Baca: Yuk Intip, 5 Klub Peraih Gelar Juara Liga Champions Terbanyak
Baca: Trailer Film Dua Garis Biru Trending Nomor 1 di YouTube
Secara umum ada tiga jenis leukemia, yaitu leukemia mielogen akut, leukemia limfotik kronis, serta leukemia mielogen kronis.
Leukemia mielogen akut dan kronis disebabkan oleh gangguan genetika lain, sedangkan leukemia limfatik kronos disebabkan karena faktor keturunan dari salah satu anggota keluarga.
Seseorang yang memiliki keluarga, orangtua, atau saudara kandung pengidap leukemia, ia memiliki risiko dua sampai empat kali lebih tinggi mengalami leukemia.
Risiko ini akan semakin tinggi jika keluarga yang menderita leukemia adalah saudara kembar.