Isi Chat Resti Widia ke Sang Adik Sebelum Ditemukan Meninggal di Dalam Lemari, Cuma Jawab Singkat

Daia Salsabila mengungkapkan bahwa ia sempat menghubungi kakaknya, Resti Widia, pada Selasa (24/9/2024) lalu.


zoom-inlihat foto
Isi-Chat-Resti-Widia-ke-Sang-Adik-Sebelum-Ditemukan-Meninggal-di-Dalam-Lemari-Cuma-Jawab-Singkat.jpg
Kolase Tribunnewswiki/Tribun Network
Isi Chat Resti Widia ke Sang Adik Sebelum Ditemukan Meninggal di Dalam Lemari, Cuma Jawab Singkat


"Saat ini masih dalam penyelidikan dan kita akan sampaikan lagi perkembangannya," tuturnya.

Tamu misterius Resti

Usut punya usut, rupanya Resti Widia sempat menerima tamu misterius sebelum ditemukan tewas di dalam lemari kamar kosannya yang berlokasi di kawasan Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi pada Rabu (25/9/2024) malam.

Sehari sebelum kejadian tepatnya tangga 24 September 2024, Resti Widia yang tadinya akan ke rumah ibu angkatnya yakni Levi mendadak batal.

Sebab, hari itu korban mengaku kedatangan tamu ke kosannya.

Belum diketahui secara pasti siapa sosok tamu tersebut.

Diduga, sosok itu merupakan orang yang terakhir kali bertemu dengan korban.

"Itu rencananya malam itu (sehari sebelum pembunuhan) dia (korban) mau ke rumah saya, jam 10 dia hubungi saya 'Resti mau ke rumah tante'. Setelah itu lima menit setelah itu dia telepon lagi 'te, enggak jadi lah Resti ke sana, ada orang mau datang, tamu mau datang'. Itu komunikasi terakhir," kata Levi.

Kepada Levi, korban Resti Widia sempat mencurahkan isi hatinya yang mengaku ketakutan.

Sebab, korban berfirasat ada orang yang akan membunuhnya.

"(Katanya Resti) 'tante, kayaknya ada sekelompok orang mau membunuh Resti. Itu satu minggu yang lalu. Ku bilang 'Siapa emangnya? kalau Resti udah enggak nyaman lagi di kosan itu pindah aja. Atau ke rumah tante aja'," ungkap Levi dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan Kompas TV, Minggu (29/9/2024).

Saat iti, Levii menyarankan agar Resti pidah kosan atau tinggal di rumahnya.

Namun, saat itu Resti Widia menolaknya,

"Saya berkomunikasi dengan korban jam 10 malam sebelum kejadian," imbuh Levi.

Sementara itu, Kapolsek Jambi Selatan, AKP Suwondo, menjelaskan sejumlah barang berharga milik korban hilang.

“Barang yang hilang adalah tabungan dan kalung; mungkin ada juga barang lain yang belum kita ketahui,” kata Suwondo, Jumat (27/9/2024).

Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian akan kembali mendatangi lokasi kejadian untuk mengecek barang-barang milik korban yang mungkin hilang.

“Mungkin ada barang lain, makanya kita akan ulang lagi ke TKP,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini penyidik telah mengumpulkan keterangan dari para saksi di tempat kejadian.

“Keterangan dari 12 saksi sudah kita ambil,” katanya.

Suwondo juga menyebut bahwa pihak keluarga korban setuju untuk dilakukan otopsi oleh dokter forensik setelah jasadnya tiba di Jambi.

“Pihak keluarga menyetujui otopsi setelah sampai di Jambi dari Banten,” sebutnya.

(Tribun Pekanbaru/TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaa)

Baca berita terkait di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved