Suwondo mengatakan korban merupakan seorang perantau yang sudah menetap di Jambi, tercatat sebagai warga Jelutung, Kota Jambi.
"Identitas korban Resti Widi (30), asli Subang, Jawa Barat," ujarnya.
Polisi masih melakukan penyelidikan, karena perempuan malang tersebut diduga kuat menjadi korban pembunuhan.
"Perempuan yang ditemukan dalam lemari itu diduga korban pembunuhan," katanya.
"Ini masih penyelidikan," lanjut Suwondo.
Terpisah, Plh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jambi, Amin Nasution saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa pe
rempuan ditemukan dalam kondisi meninggal di dalam lemari dan diduga dibunuh.
"Saat ini masih dalam penyelidikan dan kita akan sampaikan lagi perkembangannya," tuturnya.
Tamu misterius Resti
Usut punya usut, rupanya Resti Widia sempat menerima tamu misterius sebelum ditemukan tewas di dalam lemari kamar kosannya yang berlokasi di kawasan Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi pada Rabu (25/9/2024) malam.
Sehari sebelum kejadian tepatnya tangga 24 September 2024, Resti Widia yang tadinya akan ke rumah ibu angkatnya yakni Levi mendadak batal.
Sebab, hari itu korban mengaku kedatangan tamu ke kosannya.
Belum diketahui secara pasti siapa sosok tamu tersebut.
Diduga, sosok itu merupakan orang yang terakhir kali bertemu dengan korban.
"Itu rencananya malam itu (sehari sebelum pembunuhan) dia (korban) mau ke rumah saya, jam 10 dia hubungi saya 'Resti mau ke rumah tante'. Setelah itu lima menit setelah itu dia telepon lagi 'te, enggak jadi lah Resti ke sana, ada orang mau datang, tamu mau datang'. Itu komunikasi terakhir," kata Levi.
Kepada Levi, korban Resti Widia sempat mencurahkan isi hatinya yang mengaku ketakutan.
Sebab, korban berfirasat ada orang yang akan membunuhnya.
"(Katanya Resti) 'tante, kayaknya ada sekelompok orang mau membunuh Resti. Itu satu minggu yang lalu. Ku bilang 'Siapa emangnya? kalau Resti udah enggak nyaman lagi di kosan itu pindah aja. Atau ke rumah tante aja'," ungkap Levi dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan Kompas TV, Minggu (29/9/2024).
Saat iti, Levii menyarankan agar Resti pidah kosan atau tinggal di rumahnya.
Namun, saat itu Resti Widia menolaknya,