Androphobia (Fobia Laki-laki - Ketakutan Kepada Pria)

Androphobia bisa diartikan menjadi ketakutan yang sangat kuat terhadap laki-laki yang tidak sebanding dengan ancaman yang mungkin mereka timbulkan dan berdampak negatif pada kemampuan seseorang untuk berfungsi. 


|
zoom-inlihat foto
Androphobia-Fobia-Laki-laki-Ketakutan-Kepada-Pria.jpg
Kolase Tribunnewswiki/Kompas
Androphobia (Fobia Laki-laki - Ketakutan Kepada Pria)

Androphobia bisa diartikan menjadi ketakutan yang sangat kuat terhadap laki-laki yang tidak sebanding dengan ancaman yang mungkin mereka timbulkan dan berdampak negatif pada kemampuan seseorang untuk berfungsi. 




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Androphobia adalah ketakutan yang ekstrem padapria tau orang berjenis kelamin laki-laki.

 

Androphobia merupakan kebalikan dari gynophobia, yaitu kondisi saat seseorang takut secara berlebihan pada wanita.

Androphobia juga termasuk dalam salah satu bentuk specific phobia atau fobia spesifik

Androphobia bisa diartikan menjadi ketakutan yang sangat kuat terhadap laki-laki yang tidak sebanding dengan ancaman yang mungkin mereka timbulkan dan berdampak negatif pada kemampuan seseorang untuk berfungsi. 

Penderita androphobia ini bisa merasakan cemas dan panik, detak jantung yang cepat, keringat dingin, sampai mual saat memikirkan atau berinteraksi dengan laki-laki.

Sebagfai contoh, hal ini bisa mempengaruhi pekerjaan atau hubungan sosial para penderita Androphobia .

Adapun fobia terhadap pria ini biasanya terjadi pada wanita.

Meskipun demikian, pria juga mungkin bisa mengalami hal yang sama.

Androphobia (Fobia Laki-laki - Ketakutan Kepada Pria)
Androphobia (Fobia Laki-laki - Ketakutan Kepada Pria) (Kolase Tribunnewswiki/Kompas)

Orang dengan Androphobia atau Androfobia mungkin merasa sulit untuk berada di dekat, melihat, atau bahkan berpikir tentang pria tanpa rasa cemas atau panik.

Kondisi ini berbeda dengan kewaspadaan atau ketakutan umum terhadap laki-laki yang dilaporkan oleh mereka yang mengalami pelecehan dan kekerasan berbasis gender.

Hal ini bisa menjadi respons yang bisa dipahami mengenai betapa umum kekerasan berbasis gender terjadi di seluruh dunia. (1)(2)(3)

Baca: Xanthophobia (Fobia Warna Kuning)

 

  • Ciri-ciri #


Pada sebagian besar kasus, pengidap androfobia mengalami ketakutan ekstrem saat bertemu atau melihat pria.

 

Faktanya, pasien mungkin menangis, menjerit, lari, dan bersembunyi saat berhadapan dengan pria, terutama jika pria tersebut mendekat. 

Faktanya, mereka sadar bahwa ketakutan mereka tidak rasional, namun mereka merasa tidak mampu mengendalikannya.

Seiring bertambahnya usia, kondisi ini bisa memburuk jika tidak ditangani.

Berikut adalah gejala yang bisa muncul bagi penderita Androphobia:

- Pusing .

- Mulut kering.

- Perasaan takut atau teror yang amat sangat.

- Ketidakmampuan berbicara atau gagap .

- Mual .

- Sakit perut.

- Berkeringat berlebihan ( hiperhidrosis ).

- Pernapasan dan detak jantung cepat (Palpitasi) .

- - Gemetar atau gemetaran.

- Ketegangan otot.

- Sakit kepala.

- Otot terasa nyeri atau tegang.

Gejala androfobia ini bisa mengganggu kehidupan sehari-hari karena individu yang terkena secara aktif menghindari situasi yang mengharuskan mereka berhadapan dengan laki-laki.

Selain pada orang dewasa, fobia ini juga bisa terjadi pada anak-anak dan bisa dideteksi jika mereka menunjukkan gejala seperti tantrum, menangis, dan menolak ditinggal ibunya jika didekati laki-laki. (4)(5)

 

  • Penyebab #


Penyebab dari kondisi ini tidak sepenuhnya diketahui. Meski demikian, para ahli menilai fobia terhadap pria ini bisa terjadi karena kombinasi empat hal berikut:

 

Pengalaman buruk, trauma pada masa lalu, atau serangan panik yang berkaitan dengan pria, seperti pelecehan atau kekerasan secara fisik, psikologis, dan seksual.

Faktor genetik, yaitu fobia atau kecemasan yang diturunkan dari orangtua Anda.

Faktor lingkungan, yaitu jika orang sekitar Anda memiliki pengalaman buruk atau fobia terhadap pria, yang memengaruhi Anda.

Gangguan pada otak. Perubahan fungsi otak juga mungkin berperan dalam mengembangkan fobia terhadap pria.

Selain itu juga bisa karena faktor lain seperti:

- Pernah menjadi korban kekerasan atau perundungan oleh laki-laki, baik secara fisik, verbal, maupun emosional

- Mengalami kekerasan seksual atau pemerkosaan oleh laki-laki

- Mengalami penelantaran atau kekerasan saat kanak-kanak

- Memiliki anggota keluarga yang menderita fobia terhadap laki-laki atau fobia lainnya

- Pernah mendengar pengalaman buruk mengenai laki-laki dari keluarga atau teman

- Menderita penyakit mental, seperti gangguan bipolar atau gangguan stres pascatrauma (PTSD) (2)(3)

Baca: Ophidiophobia (Fobia Ular)

  • Pengobatan #


Banyak orang belajar mengatasi androfobia dengan bantuan profesional kesehatan mental dan psikoterapi (terapi bicara). Anda dapat memperoleh manfaat dari satu atau beberapa perawatan berikut:

 

Terapi perilaku kognitif (CBT): Dengan CBT , Anda belajar mengubah persepsi dan respons Anda terhadap situasi yang menimbulkan gejala.

Bagi orang yang telah melalui peristiwa traumatis yang menyebabkan fobia terhadap pria, terapi ini juga dapat mengatasi pikiran dan keyakinan tentang sejarah dan pengalaman Anda.

Terapi pemaparan: Penderita Androphobia menghadapi ketakutan secara bertahap melalui pemaparan terus-menerus terhadap gambar atau situasi yang menyebabkan gejala untuk mempelajari cara menoleransi dan akhirnya mengurangi gejala kecemasan.

Terapi pemaparan membantu hingga 90 persen orang yang memiliki fobia tertentu.

Obat-obatan: Obat anti-kecemasan mungkin bermanfaat untuk penggunaan jangka pendek saat Anda menjalani psikoterapi.

Obat-obatan tersebut dapat mempermudah penderita Androphobia untuk bertransisi mendekati pria sambil meminimalkan gejala.

Bagi orang lain, penggunaan obat jangka panjang diperlukan untuk mengelola gejala kecemasan mereka. (4)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaa)

Baca berita terkait di sini



   


Sumber :


1. www.medicalnewstoday.com
2. hellosehat.com
3. www.alodokter.com
4. my.clevelandclinic.org
5. www.siloamhospitals.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved