Para peneliti telah mengidentifikasi faktor-faktor hormonal, gaya hidup, dan lingkungan yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara.
Simak inilah tanda dan gejala kanker payudara:
- Benjolan atau penebalan payudara yang terasa berbeda dengan jaringan di sekitarnya.
- Perubahan ukuran, bentuk, atau penampilan payudara, misalnya menjadi kemerah-merahan, lekukan atau kerutan yang terlihat seperti kulit jeruk.
- Cairan dari puting yang tidak wajar, misalnya berdarah atau cairan bening hingga kuning/hijau atau terlihat seperti nanah.
Tes untuk mendiagnosis kanker payudara meliputi:
- Pemeriksaan klinis payudara (CBE)
- Mammogram: x-ray payudara
- Pemeriksaan USG
- MRI (magnetic resonance imaging)
- Penelitian kimia darah
- Biopsi
Baca: 21 Penyakit dan Pelayanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Apabila telah diketahui benar memiliki kanker payudara, akan dilakukan tes staging.
Tes ini untuk mengetahui apakah kanker telah menyebar.
Tahap kanker payudara berkisar dari 0 sampai IV.
Semakin tinggi tahap, semakin ganas kanker
Penyembuhan Kanker Payudara
Tahap kanker payudara berperan penting dalam menentukan jenis perawatan apa yang dibutuhkan.
Dokter akan menentukan ukuran, stadium, dan tingkat kanker.
Pembedahan adalah perawatan paling umum untuk kanker payudara.
Banyak perempuan memiliki perawatan tambahan, seperti terapi radiasi, kemoterapi, terapi hormon, dan terapi target.
Bedah konservatif, yaitu pengangkatan sel kanker beserta kelenjar getah bening yang terlibat.
Mastektomi total, yaitu pengangkatan seluruh payudara yang terinfeksi kanker.
Modified radical mastectomy yaitu pengangkatan seluruh payudara yang terkena kanker, kelenjar getah bening di bawah ketiak, sepanjang otot pada dada, dan terkadang sebagian otot dinding dada.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaa)