TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara ditutup dengan kesuksesan luar biasa setelah berjalan sejak 21 Juni 2024 di Ciputra Artpreneur, Jakarta.
Dengan total 30 show hingga hari terakhir, musikal ini berhasil memukau penonton dari berbagai kalangan dan meraih banyak pujian, menghidupkan kembali kehangatan dan nilai-nilai keluarga yang diceritakan dalam cerita Keluarga Cemara.
Pertunjukan yang diselenggarakan oleh Visinema Studios, www.indonesiakaya.com, dan Teater Musikal Nusantara (TEMAN) ini berhasil menarik lebih dari dua puluh ribu penonton dan mendapatkan sambutan yang luar biasa.
Setiap pertunjukan selalu dihadiri oleh penonton yang antusias, memberikan dukungan penuh kepada para pemain dan kru.
Kesuksesan ini tidak lepas dari kerja keras semua pihak yang terlibat, mulai dari kru di balik layar hingga para pemain yang menjaga kualitas setiap show selalu istimewa hingga akhir.
Selama show berlangsung, ada banyak kejutan-kejutan menyenangkan yang terjadi.
Salah satunya, saat suasana semakin meriah karena, karena Ringgo Agus Rahman, pemeran Abah di film Keluarga Cemara, hadir di Ciputra Artpreneur di momen-momen jelang selesainya rangkaian pertunjukan ini.
Baca: Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara Hadirkan Inspirasi bagi Orang Tua dalam Mendidik Anak
Kehadirannya di tengah-tengah penonton membawa semangat dan kebahagiaan tersendiri, menciptakan momen yang tak terlupakan bagi semua yang hadir.
Para penonton memberikan dukungan penuh dengan tepuk tangan meriah dan sorakan yang membahana, menambah kehangatan acara.
Usai menyaksikan pertunjukan, Ringgo mengungkapkan rasa bahagianya karena ternyata masih sempat menonton musikal ini secara langsung.
"Keren banget. Dari pertama Abah yang di awal sudah keren. Setiap karakter muncul juga keren, Ceu Salma, Romli sampai penjaga warung, keren semua.
Gue happy dan gue harap bisa melihat seperti ini lagi. Beruntunglah buat yang sudah berkesempatan nonton ini, karena ini buat gue pribadi bikin emosional sekali," ungkap Ringgo dengan antusias.
Di pertunjukan akhir hari ini pun, para pemain terlihat tak kuasa menahan haru karena telah berbagi panggung selama 30 shows dan telah berusaha memberikan yang terbaik untuk para penonton.
Pasha Prakasa sutradara musikal ini, mengungkapkan rasa bangganya atas kesuksesan tersebut.
"Saya sangat bangga dengan kesuksesan pertunjukan ini. Terima kasih atas kerja keras tim dan terima kasih untuk keluarga-keluarga dan semua penonton yang telah menyaksikan kisah keluarga Abah. Kami berharap penonton dapat memaknai kembali arti kata 'keluarga' dan bisa #kembalikekeluarga dengan perasaan yang bahagia."
Baca: Menggetarkan Hati dengan Melodi Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara, Bikin Bahagia Yha!
Sementara itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, yang turut hadir menyaksikan pertunjukan ini, juga memberikan komentarnya.
"Buat saya ini adalah musikal yang paling saya gemari, karena luar biasa energinya, bukan hanya dari performernya tapi dari audiens juga. Audiens ikut berpartisipasi di musik-musiknya, bernyanyi bersama. Semua juga ikut emosional, antar keluarga ceritanya luar biasa. Adegan yang paling favorit buat saya adalah saat Ara mencoba membuat Euis tidak sedih dan bernyanyi di atas balkon. Adik yang membantu kakaknya, ya. Karena saya punya 3 putri, jadi agak emosional. Layak untuk mendapatkan nilai 11 dari 10, dengan joy and family sebagai 2 kata yang menggambarkan musikal ini."
Lebih lanjut, Nadiem Makarim mengungkapkan harapannya mengenai keberlangsungan musical yang ada di Indonesia.
"Musikal seperti ini jarang di Indonesia.. Menyaksikan secara live, satu ansambel dengan energi yang luar biasa, bernyanyi bersama, berdansa bersama dan kita juga bisa ikut berpartisipasi sebagai audiens, it’s a totally different experience. Worth to pay, to come, to see. Semoga ini bisa menjadi edukasi bagi masyarakat Indonesia, bahwa ini adalah sesuatu yang menyenangkan untuk seluruh keluarga dan patut dilanjutkan. Harapan besarnya, akan ada berbagai macam produksi musikal maupun non musikal, sehingga performing art di Indonesia bisa berjaya."
Musikal ini memang sajian lengkap, bukan hanya akting dan cerita, musik-musiknya juga sangat menyenangkan untuk didengar.