TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kemajuan teknologi tidak diragukan lagi telah mengubah dunia di sekitar kita.
Dalam industri kecantikan, sudah tidak ada lagi prosedur transplantasi rambut yang besar dan linear yang membentuk bekas luka.
Teknik modern telah menjadikannya pilihan yang lebih menarik dan menarik bagi individu yang mengalami kerontokan rambut.
Seiring waktu, prosedur transplantasi rambut semakin populer karena meningkatnya kesadaran dan permintaan di kalangan pria dan wanita.
Prosedur transplantasi rambut melibatkan pemindahan folikel rambut dari bagian tubuh yang memiliki rambut lebat, yang disebut area donor, ke bagian yang botak atau menipis.
Namun, peningkatan kecantikan ini sering kali harus dibayar mahal dan dapat menguras kantong Anda.
Biaya
Sesuai laporan India Today, biaya transplantasi rambut bervariasi berdasarkan faktor-faktor seperti klinik, jumlah cangkok yang dibutuhkan, dan keahlian ahli bedah.
Di Turki, biaya rata-rata berkisar antara $1,500 hingga $3,500, sedangkan biaya di India juga kompetitif, mulai dari $1,000 hingga $3,000 tergantung pada faktor serupa.
Prosedur
Prosedur transplantasi rambut melibatkan pemindahan folikel rambut dari bagian tubuh yang memiliki rambut lebat, yang disebut area donor, ke bagian tubuh yang botak atau menipis, yang disebut area penerima.
Ada dua metode utama transplantasi rambut: Follicular Unit Extraction (FUE) dan Follicular Unit Transplantation (FUT).
Prosedurnya dimulai dengan anestesi lokal, dilanjutkan dengan pencabutan rambut, persiapan bagian penerima, dan implantasi folikel rambut.
Rambut yang ditransplantasikan biasanya rontok setelah beberapa minggu tetapi mulai tumbuh kembali sepenuhnya dalam waktu sekitar satu tahun.
Transplantasi Unit Folikular melibatkan pengangkatan sepotong kulit kepala dari area donor, membedah unit folikel individu, dan menanamkannya ke area penerima.
Dalam Ekstraksi Unit Folikular, masing-masing folikel diekstraksi menggunakan pukulan mikro langsung dari area donor dan kemudian ditransplantasikan.
Rehabilitasi
Pasien mungkin mengalami beberapa ketidaknyamanan pasca operasi, seperti nyeri ringan, bengkak, dan ketidaknyamanan di area donor dan penerima, yang dapat dikurangi dengan obat pereda nyeri yang diresepkan dan perawatan pasca operasi yang tepat.
Meskipun transplantasi rambut secara umum aman, ada beberapa risiko, termasuk infeksi, pertumbuhan rambut yang tampak tidak alami, jaringan parut, dan folikulitis, yang perlu diingat.
Oleh karena itu, ahli bedah menginstruksikan pasien untuk menjaga kebersihan kulit kepala, menghindari sinar matahari langsung, dan menghindari aktivitas berat selama beberapa minggu.