Sosok Jenderal yang Terlibat Kasus Vina Cirebon Ternyata Pernah jadi Ketua Geng Motor XTC 04 Sumber

Sosok jenderal ini dikatakan juga pernah menjadi ketua Geng Motor XTC 04 Sumber, cek berita lengkapnya di sini


zoom-inlihat foto
Sosok-Jenderal-yang-Terlibat-Kasus-Vina-Cirebon-Ternyata-Pernah-jadi-Ketua-Geng-Motor-XTC-04-Sumber.jpg
Tribun Netwrok
Sosok Jenderal yang Terlibat Kasus Vina Cirebon Ternyata Pernah jadi Ketua Geng Motor XTC 04 Sumber


"Sudah klarifikasi. Hanya menjelaskan itu saja, mengabarkan kecelakaan. soalnya di TKP sudah ramai," kata Liga Akbar Cahyana.
Ia tak bisa memastikan sumber informasi Jenderal tersebut soal kejadian yang dialami Eky.

Baca: Merasa Tertekan, Liga Akbar Cabut BAP di Kasus Vina Cirebon, Ingin Sampaikan Hal yang Sebenarnya

"Gak tahu tuh ke TKP apa gak, soalnya tersebar luas di BBM," katanya.

Sekjen XTC 2016 Reno Sukriano mengatakan sebenarnya hari itu anggotanya janjian dengan Eky untuk pergi rapat internal.

Ketika ditunggu menurut Reno, Eky sempat membalas sedang berada di GSP kawasan Jalan Majasem, Cirebon sekitar pukul 20.00 WIB.

"Baru ada kabar dari salah satu keluarga orang XTC 'itu ada anak XTC tergeletak di jembatan'. Kemudian dari teman 04 lihat ke sana, posisinya sudah dibawa ambulans atau apa," jelas Reno.

Liga Akbar Siap jadi Saksi Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

Tim kuasa hukum Pegi Setiawan telah mendaftarkan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada Selasa (11/6/2024).

Kini, mereka menunggu penggilan sidang dan menyiapkan sejumlah bukti yang menguatkan Pegi Setiawan tak terlibat kasus pembunuhan Vina dan Eki.
Liga Akbar yang menjadi saksi kunci 8 tahun lalu akan hadir dalam proses praperadilan Pegi Setiawan jika diperlukan.

Kuasa hukum Liga Akbar, Bana, menyatakan Liga Akbar telah mencabut BAP yang dituliskan 8 tahun lalu.

Hal tersebut dilakukan untuk mengungkap kasus ini yang proses penyelidikannya dianggap direkayasa.

"Ya, karena kami juga sudah mengikuti Liga Akbar sebagai Penasehat Hukum (PH), kan sudah jelas ya Liga sudah mencabut BAP tahun 2016."

"Yang di mana, BAP itu menurut kami sangat mengubah kronologi awal menjadi seperti apa," paparnya, Selasa (18/6/2024), dikutip dari TribunJabar.id.

Pihaknya telah mengajukan permohonan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) selama Liga Akbar menjadi saksi.

"Mudah-mudahan dalam waktu beberapa hari ke depan, LPSK sendiri bisa memberikan informasi dan jawaban bahwa Liga ini bisa tercover sebagai saksi yang bisa dilindungi oleh LPSK," lanjutnya.

Menurutnya perlindungan LPSK dapat memberikan rasa aman bagi Liga Akbar.

"Karena apa, dengan hadirnya LPSK, Liga sendiri akan lebih tenang, tegar dan nyaman ketika memberikan keterangan, baik di kepolisian maupun nanti pada saat di pengadilan," tambahnya.

Ia menambahkan Liga Akbar ingin mengungkapkan kronologi sebenarnya yang terjadi saat Vina dan Eki tewas.

"Ya seperti yang telah disampaikan oleh Liga, bahwa Liga ini akan mengungkapkan kebenaran. Apa yang sebenarnya terjadi pada saat tahun 2016 lalu, dia akan mengungkap kesaksian sebenar-benarnya, kalau pun nanti dibutuhkan dalam tes hukum selanjutnya," tegasnya.

Saat peristiwa pembunuhan Vina Cirebon dan Eky 8 tahun lalu, Liga Akbar mengaku dijemput dan diperiksa Iptu Rudiana.

Pemeriksaan dilakukan secara empat mata beberapa hari setelah kematian Vina dan Eki.





Halaman
1234
BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved