TRIBUNNEWSWIKI.COM - Simak inilah 5 jejak digital Pegi Setiawan di tahun 2016 saat kasus pembunuhan Vina Cirebon ini akan dibawa ke sidang.
Terlibat dalam pembunuhan Vina Cirebon tak membuat Pegi Setiawan dan kuasa hukumnya pasrah begitu saja.
Pegi Setiawan masih mengupayakan pembelaan atas tuduhan kepolisian atas kasus pembunuhan Vina Cirebon yang menyeret namanya.
Tim kuasa hukum Pegi Setiawan membawa 5 jejak digital Pegi Setiawan di tahun 2016 dari akun media sosial Facebook Pegi.
5 jejak digital yang dibawa tersebut dimulai dari memperlihatkan bahwa Pegi Setiawan berada di Bandung sejak 12 Agustus sampai 10 Desember 2016.
Diketahui bahwa pembunuhan terhadap Vina Cirebon dan pacarnyab yang bernama Eky terjadi di Cirebon, Jawa Barat, pada 27 Agustus 2016 silam.
Inilah 5 jejak digital Pegi Setiawan yang akan disiapkan untuk sidang praperadilan 24 Juni 2024 mendatang :
1. Jumat (12/8/2016), Pegi mengunggah status "bismillah otw Bandung. Dewekan get teteg (sendirian pun kuat)".
2. Rabu (17/8/2016), Pegi mengunggah status "Mengais Rezeki di kota orang... #Klo Lo punya mimpigabolehmalas".
Baca: Begini Nasib Pasren si Ketua RT di Kasus Vina Cirebon Usai Diusir Warga Gegara Jebloskan Terpidana
3. Rabu (24/8/2016), Pegi mengunggah status "Lupa Suasana Kampoeng Halaman".
4. Pada Kamis (1/9/2016), Pegi dalam statusnya mengaku difitnah. "Ya Allah, saya ngga tau apa apa tentang masalah ini... Kenapa saya kena getah nya??? Cobaan apa yang engkau berikan begitu berat ya Allah!!!".
Status ini diunggah Pegi usai mendapatkan kabar dari Kartini, ibunya, lantaran rumahnya di Cirebon digeledah oleh polisi, Selasa (30/8/2016).
Pegi Setiawan menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dan tidak tahu dengan kasus itu karena sejak awal Agustus sudah berada di Bandung.
5. Sabtu (10/12/2016), Pegi mengunggah status "Yeah... Pulang:-D".
Sugiyanti Iriani, salah satu kuasa hukum Pegi, mengatakan, pelacakan dan pemberkasan jejak digital ini merupakan sikap perlawanan terhadap penyidik Polda Jawa Barat, saat melakukan pemeriksaan tambahan yang mendadak pada Rabu (12/6/2024).
Yanti, sapaan Sugiyanti, merasa kecewa lantaran penyidik terus menyudutkan dan mendesak Pegi mengaku telah membunuh Vina dan Eky.
Baca: Sosok Resya Primahanjaya, Anak Eks Bupati Cirebon yang Dituduh Sebagai Pegi Setiawan yang Asli
Padahal, menurut dia, dasar yang digunakan penyidik sangatlah lemah dan tidak memiliki korelasi terhadap perkara ini.
"Penyidik hanya mengambil dan memotong percakapan Pegi bersama seseorang di tahun 2015 silam. Percakapan itu diarahkan penyidik, seakan-akan Pegi pelakunya, padahal itu sama sekali tidak memiliki korelasi terhadap kasus ini. Hanya upaya cocokologi penyidik saja," kata Yanti saat ditemui Kompas.com di rumahnya di Cirebon, Jumat (14/6/2024).
Yanti menilai sikap penyidik dan tim ahli Polda Jabar tidak adil.
Penyidik mengaku telah menyita dan memeriksa Facebook, tapi hanya yang memberatkan Pegi.
Padahal, banyak status yang meringankan dan membuktikan Pegi berada di Bandung dan tidak terlibat kasus Vina dan Eky.
(TRIBUN PEKANBARU/TRIBUNNEWSWIKI.COM)
Baca berita terkait Vina Cirebon di sini