Cerita Satu Keluarga Mandi, Gosok Gigi dan Wudhu Pakai Air Toren Berisi Mayat di Pondok Aren Tangsel

Betapa syoknya keluarga Sutrisno (46) ternyata berhari-hari menggunakan air yang bercampur dengan mayat manusia.


zoom-inlihat foto
Foto-mayat-di-dalam-toren-air-milik-warga-Pondok-Aren-Tangerang-Selatan-Tangsel.jpg
Kolase TribunnewsWiki/Ist
Foto mayat di dalam toren air milik warga Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Betapa syoknya keluarga Sutrisno (46) ternyata berhari-hari menggunakan air yang bercampur dengan mayat manusia.

Sebaba, ternyata ada sesosok mayat pria bertato ditemukan di dalam toren air milik Sutrisno.

Peristiwa yang membuat trauma itu terjadi di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Senin, 27 Mei 2024.

Toren air itu milik Sutrisno yang dipakai untuk menampung air di rumahnya.

Betapa terkejutnya Sutrisno saat mengecek ternyata toren itu berisi mayat.

Air di dalam toren itu digunakan untuk keperluan sehari-hari keluarga Sutrisno.

"Sempat pakai mandi, gosok gigi, wudhu juga," ujar Sutrisno saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (28/5/2024).

Baca: Linda Ternyata Punya Indra Keenam, Bisa Lihat Kejadian Vina Cirebon 2016 hingga Sering Kesurupan

Setelah mengetahui di dalam toren terdapat jasad pria, Sutrino mengaku tidak bisa tidur semalaman.

"Sampai enggak bisa tidur saya," kata Sutrisno.

Penemuan mayat ini bermula pada Minggu (26/5/2024) saat istri Sutrisno mengeluhkan soal airnya yang bau dan keruh.

Istri Sutrisno meminta suaminya untuk menguras toren.

Namun, Sutrisno menolak karena toren itu baru dikuras beberapa waktu lalu.

Keesokan harinya, Senin (27/5/2024), aroma air di rumah Sutrino semakin berbau dan terasa licin.

Oleh karena itu, Sutrisno dan mertuanya, Abu Suud (60), mengecek toren yang ada di belakang rumah dengan melewati kediaman tetangga.

Baca: Tak Diajak Main Film, Linda Bongkar Kebohongan Marliyana Kakak Vina Cirebon, Beber 2 Hal Mengejutkan

Mengingat usia Abu yang telah senja, Sutrisno lebih dulu mengecek toren dengan memutar penutup penampung air itu sebanyak dua sampai tiga kali putaran.

"Sebelum buka, ditutup toren itu ada lalat hijau, cuma ada tiga atau berapa (lalat). Saya buka, dua sampai tiga putaran. Pas dibuka, 'wah, ini mah bukan bangkai yang saya curigai (cicak)'," ujar Sutrisno.

Sebab, sepenglihatan Sutrino, bangkai yang ia kira binatang cicak ini berukuran sebesar bantal tidur.

"Langsung ngomong ke bapak. 'Pak, itu bukan bangkai cicak seperti yang saya curigai, sebesar bantal'. Terus, bapak saya ke atas. Dibuka tuh sama bapak saya, 'wah, ini bangkai orang'," tutur dia.

"Kaget saya langsung. 'Ini di sini (punggung) ada tato, terus ada kelihatan kuping sama rambut', 'yang benar pak?', 'iya ini bangkai orang'. Terus saya teriak, saya suruh turun," imbuh Sutrisno.

Penemuan mayat ini langsung dilaporkan kepada pemangku wilayah setempat dan diteruskan kepada Polsek Pondok Aren.

Baca: Pengakuan Saksi Kunci yang Ambil Foto Vina Cirebon di TKP Pembunuhan, Perlihatkan Sepatu Pelaku Pegi





Halaman
123
Penulis: Rakli Almughni
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Sanubari Jakarta (2012)

    Sanubari Jakarta adalah film drama omnibus Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved