Vina dikabarkan diperkosa oleh geng motor Egi dan dibunuh di depan Eky.
Kaki Vina dilindas. Setelah itu, Eky juga dibunuh.
Berbagai konten kreator mereview kembali kasus kematian Vina Cirebon ini.
Salah satunya pada akun TikTok @adityaseptyan.
Ia menyebut jika kematian Vina adalah balas dendam.
Baca: Masih Buron, Siapa Sosok 3 Pelaku di Kasus Vina Cirebon? Korban Tewas Diperkosa-Dibunuh Geng Motor
"Ada yang suka ke Vina, namanya Egi. Terus Vina ngeludahin. Dia dendam sama Vina. Terakhir Vina jalan-jalan dari Taman Sumber, terus ada yang ngehajar Eky (Rizky) dari belakang. Motornya jatuh, terus Vina pingsan. Bangun-bangun mata Vina ditutup terus Vina lagi diperkosa," kata rekaman viral diduga arwah Vina tersebut dilansir dari akun TikTok @adityaseptyan.
"Tangannya dipukul pakai balok, balok gede. Dipukul, tangan Vina patah. Bukan diseret pake motor. Dipukul tangan Vina. Kakinya dilindas. Pertamanya tuh maunya perkosa aja, tapi karena takut ketahuan jadi kita dibunuh," lanjutnya.
CERITA LENGKAP
Awalnya mereka menenggak minuman keras jenis ciu di warung ibu Nining di Jalan Perjuangan. Mereka kemudian nongkrong di depan SMPN 11.
Pada kesempatan itu, Andi bercerita kepada kawan-kawannya bahwa dia ada masalah dengan geng XTC.
Andi minta tolong kawan-kawannya yang tergabung dalam geng Moonraker untuk mencari anggota geng XTC.
Sekitar pukul 21.00, Muhamad Rizky Rudiana yang memboncengkan Vina melintas di Jalan Perjuangan dan mengarah ke wilayah Sumber, Kabupaten Cirebon.
Rizky mengendarai motor Yamaha Xeon warna hijau kuning. Dia beriringan dengan rekannya Liga Akbar yang mengendarai motor Yamaha Mio.
Mereka dalam perjalanan pulang setelah nongkrong di Taman Kota Cirebon.
Menurut dokumen pengadilan, saat itu Vina memakai jaket bertuliskan XTC.
Seketika, Andi dan geng moonraker bereaksi. Mereka bergantian melemparkan batu ke Rizky dan Vina.
Lemparan batu tersebut mengenai motor Rizky. Namun Rizky alias Eky berhasil kabur.
Geng Moonraker segera mengambil motor masing-masing dan mengejar Rizky serta Vina.
Mereka juga membawa berbagai benda tajam maupun benda tumpul seperti pedang (katana) dan potongan bambu.
"Di depan MAN 2 Cirebon yang jaraknya lebih kurang 50 meter dari SMPN 11 Kota Cirebon, sepeda motor Muhamad Rizky Rudiana dan Vina dipepet oleh sepeda motor terdakwa Eko Ramadhani alias Koplak," bunyi dokumen PN Cirebon.