Kronologi Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Korban Tergeletak dan Tertimpa Bus

Bus yang mengalami kecelakaan maut tersebut mengangkut rombongan guru dan siswa dari SMK Lingga Kencana Depok, Jawa Barat.


zoom-inlihat foto
kecelakaan-maut-Bus-SMK-Lingga-Kencana-Depok-di-Ciater-Subang-berkumpul-di-SMK-Lingga-Depok.jpg
Istimewa
Kronologi Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Korban Tergeletak dan Tertimpa Bus. Kecelakaan maut Bus Rombongan Siswa SMK Lingga Kencana Depok di Ciater Subang, orangtua berkumpul di SMK Lingga Depok


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Inilah kronologi kecelakaan maut bus SMK Lingga Kencana Depok hingga para korban tergeletak tertimpa bus.

Bus yang mengalami kecelakaan maut tersebut mengangkut rombongan guru dan siswa dari SMK Lingga Kencana Depok, Jawa Barat.

Bus SMK Lingga Kencana Depok ini terguling di Kawasan Lembah Sarimas, Jalan Raya Kampung Palasari, Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2024) malam.

Kecelakaan maut bus yang mengangkut puluhan SMK Lingga Kencana untuk kegiatan perpisahan itu menelan korban sembilan orang yang dinyatakan meninggal dunia.

Korban bergelimpangan di pinggir jalan sampai tangis histeris keluarga meledak.

Dirut RSUD Subang Ahmad Nasuhi mengatakan, sembilan orang tewas dalam kejadian ini.

Kronologi Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Korban Tergeletak dan Tertimpa Bus. Korban kecelakaan bus SMK Lingga Kencana Depok di Ciater Subang, tergeletak di jalan
Kronologi Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Korban Tergeletak dan Tertimpa Bus. Korban kecelakaan bus SMK Lingga Kencana Depok di Ciater Subang, tergeletak di jalan (Tribun Trends)

Dikutip dari TribunJabar.id, dari 9 korban tewas, 4 di antaranya adalah perempuan, dan 5 lainnya laki-laki.

Sementara itu, dilaporkan 20 orang mengalami luka ringan dan dibawa ke Puskesmas Jalancagak, Subang.

"Berdasarkan informasi dari Dinkes Kabupaten Subang, 9 jenazah akan dibawa ke RSUD Subang," ungkapnya.

Ahmad menjelaskan, korban luka ringan dilarikan ke puskesmas yang terdekat dari TKP.

Sedangkan, korban luka berat dirawat di tiga rumah sakit, yaitu RS PTPN VII, RS Hamori, dan RSUD Subang.

Selain sembilan korban tewas, kepolisian juga melaporkan adanya empat korban yang terjepit di badan bus yang terguling.

Baca: Sosok Cicih, Ibu 2 Anaknya Tewas karena Kecelakaan GranMax di Tol Cikampek, Baru Kehilangan Suami

Dihubungi terpisah, Kasat Lantas Polres Subang, AKP Undang Syarif Hidayat mengatakan, 4 korban tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Empat orang meninggal dunia di TKP, tergencet," ujar AKP Undang Syarif Hidayat.

Terpisah, Kadinkes Kabupaten Subang, Maxi menyebut jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan bus tersebut bertambah menjadi 11 orang.  

Sebanyak 10 siswa SMK dan seorang pemotor.

Kecelakaan maut bus SMK Lingga Kencana Depok terlibat kecelakaan dengan beberapa kendaraan.

Kasat Lantas Polres Subang AKP Undang Syarif Hidayat saat diwawancara Kompas TV menjelaskan tentang penyebab kecelakaan bus SMK lingga Kencana Depokm

"Untuk sementara penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Belum ada info apakah sopir ngantuk apa remnya blong," papar AKP Undang Syarif Hidayat.

Sebelum terjadi kecelakaan maut bus SMK Lingga Kencana depok ini, para siswa berteriak keras.

Baca: Tulang Rusuk Patah, Inilah Sosok Erni Sugiyanti, Anggota DPRD Jabar Tewas Kecelakaan di Tol Cipali

Data sementara dari Puskesmas Jalancagak, Subang, ada 9 orang meninggal dunia yakni 4 orang perempuan dan 5 laki-laki.

Dalam tayangan televisi swasta, Kadishub Subang Asep Setia Permana yang berada di lokasi kejadian kecelakaan menyampaikan, kecelakaan bus dengan kendaraan lainnya terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

Dugaan awal dari kecelakaan maut bus Lingga Kencana Depok yaitu bus mengalami rem blong saat berada di jalanan turun.

Sehingga, sopir bus kehilangan kendali dan akhirnya bus menaberak kendaraan lain dan terguling.

"Bus akhirnya menabrak satu mobil pribadi dan beberapa motor, sebelum terguling," kata Asep.

Asep menjelaskan, menuruut keterangan masyarakat di lokasi, pelajar yang ada di dalam bus berteriak ke warga sebelum akhirnya terguling.

"Sebab menurut warga, para siswa di dalam bus sudah teriak semua, sebelum bus kecelakaan," kata Asep.

Beberapa saat setelah kejadian, kata Asep, banyak korban tewas tergeletak di lokasi kejadian sebelum akhirnya dievakuasi.

"Sampai malam ini ada 2 korban tewas terjepit badan bus yang terguling, masih ada di lokasi dan sedang kita coba evakuasi," kata Asep.

Ia mengatakan untuk korban tewas, luka berat dan lainnya dievakuasi ke Puskesmas Ciater dan RSUD Subang.

Dari data di dalam bus, kata Asep diperkirakan penumpang berjumlah sekitar 40 orang.

"Untuk sopir bus mengalami luka berat dan sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat," kata Asep.

Sementara warga sekitar Nano mengatakan saat bus melaju dari atas, semua penumpang sudah berteriak.

"Remnya blong katanya. dari atas," ujar Narno, warga di lokasi.

Menurutnya banyak korban tewas tergeletak di lokasi kejadian.

Bahkan beberapa korban korban tertimpa badan bus.

Warga sekitar, kata Nano berdatangan mengevakuasi para korban ke rumah sakit.

Baca: Kecelakaan Maut di Tol Bawen, 4 Orang Tewas, Belasan Luka-luka, Sopir-Kernet Truk Tronton Ditangkap

"Kecelakaan terjadi saat bus melaju dari arah Bandung menuju Subang. Diduga rem blong, bus kemudian menabrak sejumlah motor dan minibus, lalu terguling," katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, kecelakaan maut bermula saat bus Trans Putera Fajar bernomor polisi AD-7524-OG datang dari arah Selatan arah Lembang Bandung menuju Utara, Subang, pukul 18.45 WIB.

Pada saat jalan menurun di Lembah Sarimas, bus tersebut oleng ke kanan dan menabrak kendaraan Daihatsu Feroza dari arah berlawanan.

Setelahnya, bus tersebut terguling dan menimpa menabrak tiga sepeda motor yang parkir di bahu jalan di depan Masjid As Sa-dah.

"Kendaraan yang terlibat, Kendaraan Bus Trans Putera Fajar (nomor polisi) AD-7524-OG, kendaraan sepeda motor Honda Vario dan kendaraan jenis R2," ujar Jules Abraham Abast, mengutip TribunJabar.id.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaa)

Baca berita terkait di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved