TRIBUNNEWSWIKI.COM – Berikut informasi mengenai tarif promo LRT Jabodebek terbaru.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai operator Light Rail Transit (LRT) Jabodebek memberikan promo berupa tarif spesial untuk pengguna LRT Jabodebek.
Untuk saat ini, tarif LRT Jabodebek masih tetap menggunakan skema Peak dan non Peak Hour. Untuk jam Peak Hour dengan tarif maksimal hanya Rp 20.000 dan Off Peak Hour dengan maksimal Rp 10.000, serta di weekend (Sabtu, Minggu, dan Libur Nasional) juga tetap bisa menikmati tarif spesial dengan maksimal Rp 10.000.
“Raina ada mau kasih tahu kalau tarif Promo LRT Jabodebek diperpanjang dari awal April hingga akhir Mei 2024,” tulis @lrt_jabodebek dalam sebuah caption di akun Instagram resminya.
Tarif Promo LRT Jabodebek
Berikut rincian tarif promo LRT Jabodebek:
1. Tarif Weekday (Senin-Jumat)
- Peak Hour:
Mulai pukul 06:00 s/d 09:00 WIB
Mulai pukul 16:00 s/d 19:59 WIB
Dikenakan tarif Rp 3.000 untuk 1 km pertama dan Rp 700 untuk setiap kilometer berikutnya dan Rp 20.000 untuk tarif maksimal.
- Off Peak Hour:
Mulai pukul 06:00 s/d 09:00 WIB
Mulai pukul 16:00 s/d 19:59 WIB
Dikenakan tarif Rp 3.000 untuk 1 km pertama dan Rp 700 untuk setiap kilometer berikutnya dan Rp 10.000 untuk tarif maksimal.
Baca: Imbas Pembangunan Eskalator Stasiun Pasar Senen, Sejumlah Kereta Api Jarak Jauh BLB di Jatinegara
2. Tarif Weekend (Sabtu-Minggu dan Hari Libur)
Mulai pukul 05:00 s/d 20:50 WIB akan dikenakan tarif Rp 3.000 untuk 1 km pertama dan 700 untuk kilometer berikutnya, Sedangkan tariff maksimal Rp 10.000.
Cara Beli Tiket LRT Jabodebek
Bagi masyatakat yang akan menggunakan moda transportasi LRT Jabodebek dapat membeli tiket menggunakan dua metode, yakni Kartu Uang Elektronik (e-money) dan Aplikasi Uang Elektronik.
Untuk Kartu Uang Elektronik yang dapat digunakan yakni:
- Mandiri e-Money
- BCA Flazz
- Jakcard (Bank DKI)
- BNI Tapcash
- BRIzzi
- Kartu Transportasi JakLingko
Sedangkan Aplikasi Uang Eletronik yakni sebagai berikut:
- JakLingko Apps
- LinkAja
KAI Tambah Jadwal Perjalanan LRT untuk Bulan Mei
KAI melakukan penambahan sebanyak 28 perjalanan LRT Jabodebek pada hari kerja (weekday) mulai Mei 2024.
Penambahan ini membuat jumlah perjalanan LRT Jabodebek pada weekday mencapai 336 perjalanan setiap harinya.
Hal ini dilakukan sebagai tanggapan terhadap kebutuhan yang terus berkembang dari para pengguna. Setelah melayani lebih dari 3,8 juta pengguna pada triwulan I (Januari-Maret) 2024, KAI memprediksi jumlah pengguna LRT Jabodebek akan terus bertumbuh setiap bulan.
Penambahan perjalanan LRT Jabodebek ini juga merupakan langkah strategis KAI untuk memberikan kenyamanan dan fleksibilitas yang lebih kepada para pengguna.
Baca: Mengenal Pembagian Sub Kelas di Kereta Api, Dari Harga Termahal Hingga Termurah
Dengan bertambahnya jumlah perjalanan LRT Jabodebek, membuat waktu tunggu antar kereta (headway) menjadi lebih singkat.
Dengan pola operasi 336 perjalanan, headway LRT Jabodebek berkurang menjadi 5,5 menit pada jam sibuk (peak hour) di lintas Cawang - Dukuh Atas, dan 11 menit di lintas Jati Mulya - Cawang serta Harjamukti - Cawang.
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa hal ini merupakan peningkatan kualitas layanan LRT Jabodebek yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pengguna akan transportasi yang dapat diandalkan serta juga mengajak masyarakat untuk beralih ke transportasi massal sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara guna mendukung program pemerintah.
"Setelah melakukan evaluasi menyeluruh, kami melihat bahwa tren pengguna harian LRT Jabodebek setiap bulan terus meningkat.”
“Hal ini tidak hanya mencerminkan kepercayaan yang semakin tinggi dari masyarakat terhadap layanan kami, tetapi juga menjadi alasan utama di balik keputusan untuk menambah jumlah perjalanan dan meningkatkan pola operasi kami," ujar Mahendro, dikutip dari laman resmi KAI.
Selain itu, dengan penambahan jumlah perjalanan membuat LRT Jabodebek jadwal keberangkatan terakhir dari Stasiun Dukuh Atas menjadi lebih malam.
Mulai bulan ini, jadwal keberangkatan LRT Jabodebek paling akhir dari Stasiun Dukuh Atas menjadi pukul 22.16 WIB untuk tujuan Jati Mulya, dan pukul 22.21 WIB untuk tujuan Harjamukti.
Langkah-langkah ini mencerminkan komitmen KAI untuk terus mengoptimalkan operasional LRT Jabodebek dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Dengan fokus pada inovasi dan keselamatan pengguna, KAI bersama dengan para stakeholder, akan terus bekerja sama untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang luar biasa bagi pengguna LRT Jabodebek.
Dukungan dari Pemerintah ini ditunjukkan dengan masih diterapkannya tarif promo LRT Jabodebek sampai akhir Mei mendatang.
KAI berharap dengan penambahan jumlah perjalanan ini, minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek juga semakin meningkat.
Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang ingin semakin banyak masyarakat yang beralih dari transportasi pribadi ke LRT Jabodebek sehingga dapat mengurangi kemacetan serta polusi udara di ibu kota dan sekitarnya.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil bagian dalam menggunakan transportasi massal sebagai solusi untuk mengurangi kemacetan dan merasakan kenyamanan perjalanan bersama LRT Jabodebek,” pungkas Mahendro.
(TRIBUNNEWSWIKI.com/Mikael Dafit)