TRIBUNNEWSWIKI.COM - Rini Mariani (50) tewas setelah disetubuhi oleh rekan kerjanya Ahmad Arif Ridwan Nuwloh (28) di sebuah hotel di kawasan Bandung.
Jasadnya bahkan dimasukkan ke koper dan dibuang ke semak-semak di daerah Cikarang.
Aksi keji Ahmad Arif Ridwan Nuwloh tak berhenti di situ.
Pria berumur 28 tahun itu juga mengambil uang perusahaan senilai Rp43 juta yang hendak disetorkan Rini Marinai ke bank.
Sosok Rini Mariany sendiri dikenal baik.
Ia merupakan warga RIung Bandung, Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat.
Riny Mariany diketahui bekerja sebagai kasir perusahaan PT Kobe cabang Bandung.
Baca: Ahmad Arif Ridwan Sempat Setubuhi Wanita Tewas di Koper, Uang Rp43 Juta Rini Mariani Juga Diambil
Sementara jabatan Ahmad Arif Ridwan Nuwloh adalah auditor di kantor pusat.
Rini Mariani sendiri diketahui memiliki suami namun dalam proses cerai.
Rini dan suaminya itu dikaruniai dua orang anak.
Kombes Ade Ary juga mengungkap bahwa pelaku sempat menyetubuhi korban sebelum menghabisi nyawanya.
"Korban diduga disetubuhi di daerah hotel Bandung," ungkapnya, Kamis (2/5/2024).
Saat masuk ke dalam hotel bersama pelaku, kata dia, korban membawa sejumlah uang perusahaan yang akan disetorkan ke Bank.
"Uang itu diambil oleh tersangka," kata dia lagi.
Baca: Sosok Ahmad Arif Ridwan Nuwloh, Pembunuh Riny Mariany Wanita di dalam Koper, Pekerjaan Auditor
Kombes Ade Ary Syam Indradi juga membenarkan bahwa hubungan keduanya hanya sebatas rekan kerja di perusahaan swasta.
"Korban kasir dan tersangka auditor, tapi di cabang yang berbeda, pelaku di pusat," pungkasnya.
Biodata
Nama: Rini Mariany
Tempat dan tanggal lahir:
Meninggal: Rabu, 24 April 2024
Agama: Islam
Pekerjaan: Kasir
Suami:
Anak: 2
Instagram:
LinkedIn:
Facebook:
Twitter/X:
YouTube:
TikTok:
Baca: Bos Tambang & Ketua Gibran Center, Ini Sosok Indra Pratama Pemilik Rumah Tempat Brigadir RAT Tewas
Rini Mariani telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rancacili, Kota Bandung, Jumat (26/4/2024) lalu.
Usai pemakaman, Anjar Gumilar, menceritakan ihwal kondisi korban.
Sepupu korban ini mengatakan Rini saat ini dalam proses cerai dengan suaminya sebelum pembunuhan.
"Almarhumah ini sedang proses cerai dan almarhumah keukeuh enggak mau rujuk," ujar Anjar.
Dia mengakui proses perceraian korban dengan suaminya masih bergulir di Pengadilan Agama.
Keduanya kerap terlibat cekcok lantaran suami korban kerap datang ke rumahnya di Rancasari, Kota Bandung tanpa memberi kabar terlebih dahulu.
“Kalau pertikaian enggak pernah, tapi lebih ke cekcok adu argumen. Yang satu mau cerai, yang satunya enggak mau," ujarnya.
Baca: Curhatan Terakhir Brigadir RAT yang Bundir di Mobil Alphard, Istri Ungkap Hal Janggal
Kata tetangga Rini Mariani
Salah satu tetangga mengungkap kesaksian soal sosok korban.
Neng Nani (31), tetangga korban di Perumahan Riung Bandung, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, mengaku sempat melihat Rini membersihkan halaman rumahnya.
Ia mengaku sempat melihat Riny Mariani di satu hari sebelum peristiwa penemuan mayat tersebut pada Kamis (24/4/2024).
"Rabu 24 April 2024 pagi, sebelum berangkat kerja suka beres-beres dulu. Ngasih makan kucingnya, kalau pagi di sini suka ramai," ujar Nani, Jumat (26/4/2024).
Nani mengungkap saat itu Riny Mariany berangkat bekerja sambil mengantar anak perempuannya ke sekolah.
Tetangga itu pun mengungkap tabiat korban dan anaknya yang biasanya beraktivitas di rumah.
Menurut Nani, biasanya korban meninggalkan rumah selalu mematikan lampu rumahnya.
Saat kembali ke rumahnya, korban kembali menyalakan lampu pada sore harinya.
Baca: Rekam Jejak Jenderal B yang Disebut Bekingi Suami Sandra Dewi di Kasus Korupsi Timah, IAW: Bintang 4
Namun pada Kamis sore (25/4/2024) Nani mengaku tak ada yang aneh.
Ia masih melihat lampu rumah Rini Mariani menyala dan mengira anak SMA Rini telah pulang.
"Pas kemarin, lampunya menyala kirain sudah pulang. Tapi kok sepi, ternyata kosong mungkin lagi ada perlu lama, makanya tidak curiga," ujarnya.
Nani juga menduga bahwa korban sudah pulang.
"Biasa saja, tidak ada perasaan aneh," katanya.
Namun, Nani kaget setelah keesokan harinya kepolisian dan tim Inafis mendatangi rumah korban.
"Sore sekitar jam 15.00 WIB, ada polisi ke sini, ramai-ramai, makin sore makin banyak. Polisi nanyain ke saya, korban penghuni rumah ini apa bukan," ucapnya.
Polisi pun, kata dia, baru masuk ke rumah korban sekitar pukul 20.00 WIB, karena rumah tersebut kosong dan terkunci.
Betapa Nani pun kaget karena tetangganya itu jadi korban pembunuhan.
"Terus polisi ngasih tahu ada korban pembunuhan," ujar Nani.
(tribunnewswiki.com/tribun network)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini