Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Babe Cabita Sebelum Meninggal, Ini Gejalanya

Simak berikut Tribunnewswiki coba rangkum terkait apa itu anemia aplastik yang diderita Babe Cabita:


zoom-inlihat foto
Babe-Cabita.jpg
kompas.com
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Babe Cabita Sebelum Meninggal, Ini Gejalanya


TRIUNNEWSWIKI.COM - Masyarakat Indonesia dikagetkan dengan kabar meninggalnya komika Tanah Air, Babe Cabita.

Komika sekaligus aktor Babe Cabita meninggal dunia di usia 34 tahun hari ini, Selasa (9/4/2024).

Babe Cabita sempat mengutarakan bahwa dirinya menderita penyakit yang cukup langka, yaitu anemia aplastik.

Lantas apa itu anemia aplastik ?

Simak berikut Tribunnewswiki coba rangkum terkait apa itu anemia aplastik yang diderita Babe Cabita:

Anemia aplastik adalah salah satu jenis kelainan darah yang disebabkan oleh kegagalan sumsum tulang untuk menghasilkan sel darah.

Pada kondisi ini, sumsum tulang tidak dapat memproduksi salah satu atau seluruh sel darah, termasuk sel darah merah, sel darah putih, dan platelet.

Ilustrasi Anemia aplastik.
Ilustrasi Anemia aplastik. Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Babe Cabita Sebelum Meninggal, Ini Gejalanya(halodoc)

Terdapat dua jenis anemia aplastik, yaitu anemia aplastik yang didapat dan anemia aplastik yang diturunkan.

Anemia aplastik yang diturunkan biasanya disebabkan oleh kerusakan gen.

Beberapa penyakit keturunan yang dapat menimbulkan anemia aplastik, antara lain anemia Fanconi, Sindrom Shwachman-Diamond, diskeratosis kongenital, dan anemia Diamond-Blackfan.

Kelainan ini biasanya diidap oleh anak-anak atau pada usia muda.

Sedangkan, anemia aplastik biasanya terjadi pada orang dewasa.

Penyakit ini merupakan tipe anemia aplastik terbanyak dan biasanya terkait dengan kelainan yang mengganggu sistem imun (penyakit autoimun), seperti virus, penggunaan obat-obatan (misalnya, kloramfenikol), zat kimia berbahaya (misalnya, pestisida), kehamilan, radiasi, ataupun kemoterapi.

Pada beberapa kasus, anemia aplastik tidak dapat dijelaskan penyebabnya (idiopatik).

Baca: Babe Cabita

Setiap jenis sel darah memiliki fungsi khusus di dalam tubuh.

Sel darah merah berfungsi utama untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, sedangkan sel darah putih bertugas untuk melawan infeksi dan platelet untuk mencegah perdarahan.

Keluhan yang timbul pada pengidap aplastik dapat berbeda-beda pada setiap pengidapnya tergantung pada jenis sel darah apa yang mengalami defisiensi.

Pada kondisi defisiensi sel darah merah, keluhan dapat berupa:

- Mudah mengantuk.

- Lemas.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved