Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kecubung memiliki nama latin Datura metel L.
Kecubung masuk dalam Solanaceae family.
Kecubung sering dijadikan tanaman hias lantaran memiliki bentuk bunga yang khas dan cantik.
Bahkan tanaman kecubung diketahui mengandung beragam senyawa aktif.
Kecubung juga sering dijadikan sebagai obat alternatif.
Kecubung ini mempunyai zat beracun yang bisa menimbulkan beberapa gejala berbahaya apabila dikonsumsi.
Terlebih apabila disalahgunakan sebagai zat adiktif atau psikotropika.
Salah satu zat yang terkandung dalam buah kecubung yang paling berbahaya adalah skopolamin.
Menurut Badan Narkotika Nasional (BNN), tanaman kecubung memiliki efek lebih berbahaya dari ganja, sabu, ekstasi, heroin dan kokain.
Kecubung bisa membuat orang menjadi seperti zombie.
Untuk diketahui, kecubung adalah tanaman semak.
Kecubung termasuk pada suku terong-terongan yang mempunyai bunga mirip trompet berwarna putih atau ungu.
Kecubung juga mempunyai buah yang berbentuk bulat dan berduri.
Kecubung sendiri bisa ditemukan di daerah tropis termasuk di Indonesia.
Kecubung banyak dijumpai di daerah berhawa sejuk. Di beberapa daerah, kecubung dinamai dengan kucubung (Sunda) dan kacubung (Madura).
Kecubung berdiri tegak dan umumnya tumbuh hingga ketinggian 2-5 kaki.
Kecubung memiliki bahaya yang mengintai, yaitu bisa membuat keracunan.
Gejala keracunan yang biasanya timbul, terutama akibat zat atropin dan skolopamin, adalah mulut kering, sembelit, sensitif terhadap cahaya, dan sakit mata. Pemberian antasida umumnya digunakan untuk mengatasi masalah tersebut. (1)(2)(3)(4)
Baca: Sabu-sabu
Baca: Ganja Medis
Kandungan #
Tanaman kecubung atau Datura spp mengandung beberapa senyawa kimia yang sangat beracun.
Bahkan kecubung ini mempunyai efek psikotropika.
Beberapa senyawa utama yang terkandung dalam kecubung seperti (5) :
1. Skopolamin
Skopolamin juga merupakan senyawa antikolinergik yang ditemukan dalam kecubung. Ini dapat menyebabkan efek psikotropika, termasuk halusinasi, gangguan keseimbangan, dan delirium.
2. Atropin
Ini adalah salah satu senyawa utama dalam kecubung. Atropin memiliki efek antikolinergik, yang dapat mempengaruhi sistem saraf pusat dan otot-otot halusinasi, serta menghasilkan peningkatan denyut jantung, pupil yang melebar, mulut kering, dan gangguan sistem pencernaan.
3. Hiosiamin
Hiosiamin adalah senyawa antikolinergik lainnya yang ditemukan dalam kecubung. Seperti atropin dan skopolamin, hiosiamin juga dapat menyebabkan gangguan saraf dan efek psikotropika.
4. Glikosida
Kecubung juga mengandung beberapa glikosida, senyawa yang dapat menghasilkan efek beracun pada jantung dan sistem saraf.
5. Alkaloid Lain
Selain tiga senyawa utama di atas, tanaman kecubung juga mengandung berbagai alkaloid lainnya dalam jumlah yang bervariasi. Alkaloid ini dapat memiliki efek beracun yang bervariasi pada sistem saraf dan organ dalam.
6. Senyawa Lain
Selain senyawa-senyawa utama di atas, kecubung juga dapat mengandung berbagai senyawa lain yang dapat berkontribusi pada efek toksik dan psikotropika dari tanaman ini.
Bahaya #
Buah kecubung ternyata memberikan efek sangat buruk pada tubuh.
Bagi siapa saja yang mengonsumsinya mereka akan mengalami halusinasi dan rasa gembira sesaat.
Hal tersebut terjadi karena buah kecubung termasuk golongan tanaman opinoid layaknya ganja dan katinon.
Bukan hanya itu saja, para pengguna kecubung akan mengalami pusing yang berkepanjangan sampai muntah-muntah.
Makin banyak yang dikonsumsi maka semakin bertahan lama pula efek yang diterima.
Orang yang mabuk kecubung bahkan bisa tidak sadarkan diri selama 3 hari saking kuatnya efek memabukkan dari tanaman tersebut.
Namun apabila nekat mengkonsumsi kecubung terus menerus dan berlebihanmaka buah kecubung akan mengakibatkan dampak serius mulai dari keracunan hingga kematian.
Yang perlu diperhatikan: penggunaan kecubung dapat berefek samping.
Keracunan kecubung bisa saja terjadi.
Menurut Endah Lasmadiwati, ahli tanaman obat dari Taman Sringanis Bogor, penggunaan daun kecubung yang hanya diremas dan ditempelkan pada dahi dapat menyebabkan orang mabuk.
Itulah sebabnya sebabnya maka harus sangat hati-hati dalam penggunaan kecubung.
Paling tidak, berkonsultasilah dengan ahli tanaman obat atau dokter sebelum memakai ramuan kecubung.(3)(4)
(TRIBUNNEWSWIKI/Kaa)
Baca berita terkait di sini
Sumber :
1. www.rajekwesi.ac.id
2. www.rri.co.id
3. www.orami.co.id
4. nasional.kompas.com
5. umsu.ac.id