Namun sudah sejak dua tahun terakhir, keluarga Eddy Anwar tak terlihat aktivitasnya di apartemen.
Baca: Tangan Saling Terikat, Ini Detik-detik Satu Keluarga Lompat dari Lantai 21 Apartemen Jakut, 4 Tewas
Sampai akhirnya di hari Sabtu kemarin, satu keluarga tersebut muncul dan membuat kejutan kepada para penghuni.
"Sudah dua tahun belakangan tidak tinggal di sini. Baru hari ini kembali lagi ke apartemen untuk melakukan kegiatan seperti ini," pungkas Kompol Ady Wijaya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang tersebar di media sosial, korban kabarnya mulai tinggal di apartemen pada tahun 2017.
Lalu sejak tahun 2020, satu keluarga ini sempat menghilang alias tak kelihatan aktivitasnya di apartemen.
Terkait hal tersebut, kabarnya para korban sempat pulang kampung ke Solo selama pandemi di tahun 2020 tersebut.
Karenanya pihak apartemen tak pernah lagi melihat aktivitas satu keluarga tersebut.
Terkait informasi soal keluarga Eddy Anwar sempat pindah ke Solo, pihak kepolisian masih menyelidiki kebenarannya.
Baca: Sosok Siti Nurul Fazila, Ibu Muda Dapat Bisikan Gaib Bunuh Anak di Bekasi, Bukan Orang Sembarangan
Namun diungkap pihak kepolisian, motif kematian satu keluarga tersebut adalah untuk mengakhiri hidup.
"Kita belum menemukan keterangan persuaian dari saksi, jadi kita bisa menyimpulkan. Tapi yang pasti motif mereka bunuh diri," tegas Kompol Ady Wijaya.
Gelagat 1 keluarga lompat dari apartemen
Gelagat satu keluarga yang melompat dari gedung apartemen ini sempat terekam kamera pemantau CCTV.
Berdasarkan CCTV, keempat orang tersebut datang ke apartemen pada pukul 16.02 WIB hari Sabtu.
Mereka turun dari mobil Daihatsu Gran Max silver.
Masing-masing dari mereka terlihat membawa banyak tas slendang berjalan memasuki apartemen.
Mereka juga tampak mengenakan masker kecuali sang ayah.
Baca: Gajinya Miliaran Rupiah, Aden Wong Putuskan Mundur dari Dubai Port Usai Selingkuh dengan Tisya Erni
Kemudian pada pukul 16.04 WIB, empat orang tersebut masuk ke dalam lift.
Selama di dalam lift, sang ayah sempat memberikan kecupan terakhir di kening kepada istri dan kedua anaknya tersebut.
"Di dalam lift, EA mencium-cium kening dari ketiga orang lainnya," kata Kompol Agus Ady Wijaya.
Sementara sang ibu atau AEL terlihat mengumpulkan handphone-handphone dari keluarganya tersebut.