Sosok 4 Kandidat Calon Gubernur DKI Jakarta, Ada Crazy Rich Priok, Jenderal Hingga Ridwan Kamil

Sahroni dikenal dengan julukannya sebagai Carazy Rich Tanjung Priok, karena kekayaannya di daerah pesisir Jakarta itu.


zoom-inlihat foto
Sosok-4-Kandidat11233.jpg
Tribun Network
Sosok 4 Kandidat Calon Gubernur DKI Jakarta, Ada Crazy Rich Priok, Jenderal Hingga Ridwan Kamil


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bahasan tentang Pilkada DKI Jakarta 2024 mulai santer diperbincangkan.

Mulai muncul sosok-sosok yang akan berkontestasi untuk menjadi orang nomor satu di Ibu Kota.

Sosok-sosok yang mulai muncul ke publik berasal dari latar belakang yang berbeda.

Ada yang pensiunan Polri dengan pangkat terakhir mentereng, jenderal bintang tiga.

Mulai dari sosok yang disebut sebagai Crazy Rich Tanjung Priok hingga jenderal bintang tiga.

Selain itu, ada juga mantan kepala daerah yang sama-sama mengklaim sudah dapat mandat dari partainya.

Lalu siapa yang akan terpilih menjadi pemimpin DKI Jakarta kelak?

Berikut ini 4 nama terbaru bakal cagub DKI Jakarta  lengkap dengan rekam jejak kariernya yang telah dirangkum oleh TribunJakarta.com

1. Dharma Pongrekun

Dharma P12
Dharma Pongrekun saat deklarasi sebagai bacagub DKI di Gedung Joang ‘45 di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/2/2024).

 

Dharma Pongrekun mendeklarasikan diri menjadi cagub DKI hari ini, di Gedung Joang ‘45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/2/2024).

Jenderal yang terkenal kontroversial karena pendapat-pendapatnya soal konspirasi itu memilih maju Pilkada DKi 2024 melalui jalur indpenden.

Dharma memilih jalur independen karena tak ingin disetir partai politik atau elit politik nasional lainnya.

Sebab, seluruh visi dan misi yang sudah disusunnya dibuat demi kepentingan warga Jakarta.

“Saya ingin betul-betul visi dan minsi ini berjalan sebagaimana yang sudah disiapkan demi menyelamatkan jiwa keluarga kita, bukan demi saya,” ucapnya usai deklarasi di Gedung Joang ‘45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/2/2024).

“Karena kalau visi-misi ini tidak jalan, maka apa yang diharapkan masyarakat atau rakyat DKI itu tidak akan jauh pandang dari api,” sambungnya.

Dharma mengaku siap bersaing dengan nama mentereng lainnya.

“Saya tidak gentar, saya cuma takut sama Allah, dia yang maha kuasa. Dia yang punya Indonesia. Indonesia akan diberkati kalau diridhoi yang maha esa,” ujarnya.

Jabatan terakhir Dharma adalah Analis Kebijakan Utama Bidang Jianbang Lemdiklat Polri.

Pria kelahiran Palu, 12 Januari 1966 ini merupakan lulusan Akademi Polisi (Akpol) tahun 1988.





Halaman
1234
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved