TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kabar mengejutkan datang dari Rangkasbitung.
Seorang mertua mertua di Rangkasbitung, Lebak, Banten nekat mengusir menantunya sendiri gara-gara beda pilihan capres 2024.
Kejadian mertua usir menantu tersebut terjadi pada Rabu (14/2/2024) lalu.
Istrinya pun bahkan hanya diam saja ikut pilihan ibu saat suaminya bernama Ozy itu diusir.
Ozy diduga diusir dari rumah karena mencoblos pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar pada pemungutan suara Pilpres 2024.
Sementara mertuanya meminta coblos paslon Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Ozy yang berprofesi sebagai sopir itu hanya bisa pasrah diusir ibu mertua gara-gara beda pilihan capres.
Istri tak bela malah cuek lihat suami beberes baju.
Ozy mengungkap alasan mengapa dirinya enggan menuruti perintah sang ibu mertua untuk mencoblos paslon nomor urut 2.
Baca: Gibran Ingin Sowan, Anies Menolak : Nanti Saja Kalau Sudah Beres Semua
Dia berpendapat pilhannya yakni Anies dan Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, yang memiliki slogan perubahan tersebut dapat menyejahterakan para sopir mobil barang.
"Siapa tahu semisal Pak Anies jadi presiden bisa ada perubahan.
Karena saya berprofesi sebagai sopir," katanya kepada TribunJakarta.com pada Kamis (15/2/2024).
Ozy melihat kinerja Anies Baswedan sewaktu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta terbilang bagus.
"Karena saya lihat kerja nyata bangun stadion JIS, sarana dan prasarana transportasi di Jakarta juga bagus sewaktu jadi Gubernur DKI," lanjutnya.
Namun, pepatah yang mengatakan sudah jatuh tertimpa tangga pula tampaknya sesuai dengan nasib Ozy.
Baca: Tanggapan Titiek Soeharto soal Rujuk dengan Prabowo: Kok Rujuk, Kita Ini Hubungannya Baik
Begitu mengetahui Anies Baswedan kalah berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) di hari Pemilu 2024 pada Rabu (14/2/2024) kemarin, ia pun diusir oleh mertua yang merupakan pendukung fanatik Prabowo-Gibran.
Sontak mertua Ozy langsung emosi dengannya.
Dalam tayangan video yang beredar viral, ibu mertuanya yang mengenakan kaos bergambar Prabowo-Gibran, menenteng sebuah kardus dan membantingnya di dekat Ozy.
Ibu mertua itu mengomeli Ozy sembari menunjuk-nunjuk menggunakan bahasa Sunda Banten.
Ia meminta menantunya memasukkan baju ke dalam kardus dan pergi dari rumah.
"Setelah lihat di TV hasil quick count Prabowo-Gibran unggul di situ langsung pada emosi," tambahnya.
Saat mertua memarahi Ozy, sang istri lebih memilih duduk bersama anaknya.
Istrinya ternyata mendukung pilihan yang sama dengan sang mertua.
Ozy pun memilih untuk legowo dan menjauh ke rumah kontrakan.
Ia memilih menjauh untuk memulihkan ketegangan di antara mereka.
"Ambil hikmahnya aja, siapapun yang jadi pemimpin di negeri ini yang terpenting bisa mensejahterakan rakyat dan profesi seorang driver menjadi lebih baik," pungkasnya.
(TRIBUN-Network/TRIBUNNEWSWIKI)