TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejak diperkenalkan di arc Alabasta, Portgas D Ace telah menjadi salah satu karakter yang paling dicintai di seluruh One Piece.
Meskipun serial ini memiliki banyak karakter favorit penggemar selama bertahun-tahun, Ace selalu tampak istimewa dalam hal itu.
Namun Ace juga merupakan salah satu karakter paling tragis di One Piece hingga saat ini.
Baca: RINGKASAN One Piece Chapter 1106: Dorry dan Brogy Muncul di EggHead, Panggil Luffy si Dewa Matahari
Kehidupannya saat ini sangat integral dengan tragedi karakternya, dari nafas pertama hingga nafas terakhir.
Inilah beberapa alasan sempurna yang menyoroti mengapa Portgas D Ace adalah salah satu karakter paling tragis di seluruh One Piece.
1) Kelahiran Ace
Bahkan untuk memulai hidupnya, ibu Ace, Portgas D Rouge, harus menyembunyikan Ace di dalam tubuhnya selama dua puluh bulan, lebih dari dua kali lipat lama kehamilan pada umumnya.
Tragedi Ace dimulai dengan pengorbanan bahkan sebelum Pangeran Bajak Laut menghirup udara pertama, yang mengakibatkan kematian ibunya.
Dengan kata lain, untuk bisa eksis di dunia ini, Ace mengambil nyawa orang yang paling mencintainya dan melakukan segala kemungkinan untuk melindunginya.
2) Masa kecil Ace
Tumbuh dengan mengetahui garis keturunannya, Ace selalu merasa dikucilkan oleh dunia bahkan dirinya sendiri.
Meskipun dia selalu mencari pertengkaran melawan orang-orang yang membahas secara negatif Gol D. Roger dan calon putranya, Ace sendirilah yang bertarung.
Bahkan sebagai seorang anak, dia sangat memahami betapa beratnya keberadaannya sehingga dia mempertanyakan apakah dia diizinkan untuk hidup.
Ace tidak ingin melawan mereka yang merasa Roger dan ahli warisnya harus mati; dia ingin melawan dirinya sendiri karena percaya bahwa dia tidak berharga dan menodai kemanusiaan.
Baca: Spoiler One Piece chapter 1104: Luffy Bakal Bangkit Bantu Kuma Kalahkan Saturn di Pulau Egghead
3) Pengalaman ASL
Saat bertemu Sabo dan Luffy, Ace akhirnya mulai merasa punya alasan untuk hidup di dunia ini.
Menjadi saudara angkat, ketiganya tumbuh bersama dan menghabiskan banyak waktu bersama.
Namun, setelah kematian Sabo, Ace tiba-tiba direnggut salah satu saudara laki-lakinya tanpa ada suara dari pihak Ace.
Pengalaman tersebut sangat mempengaruhi Luffy dan Ace, namun terlebih lagi Ace, yang berpendapat bahwa dia dan Luffy harus menjalani hidup mereka tanpa penyesalan demi kehormatan Sabo.
Pernyataan ini merupakan bagian integral dari sisa hidup Ace dan, khususnya, permulaannya sebagai bajak laut.